Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Bank BCA. Foto: Investor Daily/DOK

Bank BCA. Foto: Investor Daily/DOK

BCA Catat Laba Bersih Tumbuh 10,1% Rp 6,1 Triliun

GR, Kamis, 25 April 2019 | 22:26 WIB

JAKARTA- PT Bank Central Asia Tbk melaporkan kinerja keuangan konsolidasi pada triwulan I 2019 dengan pertumbuhan laba bersih sebesar 10,1% yakni mencapai Rp6,1 triliun dibandingkan Rp5,5 triliun pada periode sama tahun sebelumnya.

Pendapatan operasional bank, yang terdiri dari pendapatan bunga bersih dan pendapatan operasional lainnya, tumbuh 13,7% menjadi Rp16,7 triliun pada triwulan I 2019 dibandingkan Rp14,7 triliun pada tahun sebelumnya.

Sementara pendapatan bunga bersih meningkat 11,2%  menjadi Rp12 triliun, dan pendapatan operasional lainnya tumbuh 20,7% menjadi Rp4,7 triliun.

Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja di Jakarta, Kamis, mengatakan BCA dan entitas anak usaha mencatat pertumbuhan pendapatan operasional (top-line), yang positif pada kinerja keuangan triwulan I 2019, ditopang oleh pertumbuhan kredit dan peningkatan fee-based income.

"Kami melihat adanya peningkatan jumlah transaksi sebesar 25,8%, terutama didukung pertumbuhan transaksi mobile banking dan internet banking," katanya.

Dikatakannya, pada triwulan I 2019 portofolio kredit meningkat 13,2% menjadi Rp532 triliun, ditopang oleh pertumbuhan kredit usaha pada segmen korporasi sebesar 15,8%  menjadi Rp207,8 triliun dan komersial dan UKM, yang meningkat 14,7 % menjadi Rp184,7 triliun.

BCA juga mencatat laju pertumbuhan kredit investasi sebesar 20,3% pada Maret 2019.

Meskipun dihadapkan oleh tantangan tingkat suku bunga yang lebih tinggi, kata Jahja, kredit konsumer tumbuh 7,7%  menjadi Rp139,7 triliun.

Pada segmen konsumer, KPR tumbuh 11,3% menjadi Rp86,5 triliun dan kredit kendaraan bermotor (KKB) meningkat 0,4% menjadi Rp48,0 triliun pada triwulan I 2019.

Sementara outstanding kartu kredit tumbuh 9% menjadi Rp12,9 triliun.

Jahja juga mengatakan rasio keuangan utama tetap solid pada triwulan I 2019.

Rasio kecukupan modal (CAR) dan rasio kredit terhadap dana pihak ketiga (LDR) berada pada level yang sehat masing-masing sebesar 24,5% dan 81%.

Rasio kredit bermasalah (NPL) berada dalam tingkat toleransi risiko yang masih dapat diterima pada level 1,5%.

Sedang, rasio cadangan terhadap kredit bermasalah (loan loss coverage) tercatat pada level yang memadai sebesar 171,4%.

Dengan mempertahankan keunggulannya dalam perbankan transaksi, BCA dapat membukukan pertumbuhan dana giro dan tabungan (CASA) sebesar 7,2% menjadi Rp483,7 triliun, berkontribusi 76,8% terhadap total dana pihak ketiga.

Deposito naik 10,1% menjadi Rp145,9 triliun. Total dana pihak ketiga tercatat sebesar Rp629,6 triliun, tumbuh 7,9%.

“Secara konsisten, kami mencermati dinamika bisnis. Posisi permodalan yang kuat, kecukupan likuiditas dan kualitas kredit yang sehat merupakan faktor utama bagi pertumbuhan bisnis ke depannya. Sejalan dengan kemajuan teknologi serta perubahan kebutuhan nasabah, BCA terus mengembangkan produk dan layanan dengan berfokus pada peningkatan customer experience dan kenyamanan nasabah.” kata Jahja Setiaatmadja.  

Sumber : ANTARA

BAGIKAN