Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Vinia Lestianti, chief of partnership distribution officer Avrist Assurance.

Vinia Lestianti, chief of partnership distribution officer Avrist Assurance.

Bisnis Bancassurance Avrist Tumbuh 48%

Jumat, 11 Desember 2020 | 20:37 WIB
Harso Kurniawan (harso@investor.co.id)

JAKARTA, Investor.id - PT Avrist Assurance, perusahaan asuransi jiwa, mencatatkan pertumbuhan 48% pada kanal bancassurance melalui penjualan produk berbasis syariah. Annual premium equivalent (APE) produk bancassurance syariah Avrist naik signifikan, dari 2019 sebesar Rp 12,35 miliar menjadi Rp 18,28 miliar per November 2020.

Pertumbuhan itu ditopang oleh produk unggulan berbasis syariah, Syariah Investa Optima yang didistribusikan melalui unit usaha Syariah Bank OCBC, serta produk Hijrah Ahsan Proteksi dan Hijrah Safa Proteksi yang dipasarkan melalui Bank Muamalat Indonesia.

Vinia Lestianti, chief of partnership distribution officer Avrist Assurance menerangkan, potensi pasar syariah masih sangat tinggi. Saat ini, inklusi keuangan untuk produk syariah di Indonesia masih terbilang rendah, yakni hanya 9% per 2019.

“Namun, kami optimistis kanal bancassurance bisa menjadi peluang untuk terus menggarap pasar syariah dengan menyediakan produk-produk yang sesuai kebutuhan masyarakat, agar penetrasi produk syariah dapat meningkat signifikan,” kata dia, Jumat (11/12/2020).

Berdasarkan data Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI), kanal bancassurance menyumbangkan 42,7% total premi industri, yakni Rp 84,08 triliun pada 2019. Jumlah tersebut meningkat 5,4% dari realisasi 2018 sebesar Rp 79,77 triliun. Pertumbuhan asuransi berbasis syariah menunjukan tren yang positif. Industri asuransi syariah Indonesia mencatat kenaikan total aset sebesar 8,33%, dari Rp 41,91 triliun menjadi Rp 45,45 triliun.

Menurut dia, strategi Avrist Assurance dalam mendistribusikan produk Bancassurance Syariah antara lain menyediakan produk inovatif dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat hingga perluasan kemitraan dengan perbankan. Saat ini, produk bancassurance syariah dari Avrist Assurance berfokus pada produk endowment, di mana nasabah akan memperoleh manfaat perlindungan jiwa sekaligus fitur investasi optimal.

Pada produk Syariah Investa Optima, dia menerangkan, nasabah akan mendapatkan perlindungan jiwa hingga usia 75 tahun, serta manfaat investasi sebesar 100% dari total nilai investasi yang terbentuk saat jatuh tempo kepada pemilik polis. Ada pula produk Hijrah Ahsan Proteksi dan Hijrah Safa Proteksi, yaitu produk asuransi syariah dwiguna dengan perlindungan jiwa hingga 200% dari manfaat asuransi apabila peserta meninggal saat menjalankan ibadah haji dan umrah.

“Ketiga produk tersebut menjadi penopang utama dalam pertumbuhan kanal bancassurance. Produk Syariah Investa Optima tercatat menghasilkan APE Rp 6,8 muliar hingga November 2020, kemudian disusul dengan duo Hijrah Ahsan dan Safa sebesar Rp 6,2 miliar,” kata dia.

Dalam memasarkan produk bancassurance syariah, Avrist Assurance bermitra dengan beberapa bank terkemuka di Indonesia, seperti unit usaha Syariah Bank OCBC, Bank Muamalat Indonesia, hingga Bank Permata. Setiap mitra perbankan menawarkan produk bancassurance dari Avrist Assurance yang telah disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing nasabah.

“Syariah Investa Optima, produk single premi unit link yang nilai investasinya bertumbuh kembang secara maksimal sejak hari pertama, memudahkan nasabah dengan proses underwriting sederhana serta berfungsi untuk melengkapi pilihan produk asuransi berbasis syariah,” ujar Sales Distribution & Marketing Head OCBC NISP Syariah Mahendra Koesumawardhana.

Editor : Harso Kurniawan (harso@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN