Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
BNI Syariah

BNI Syariah

BNI Syariah Bidik Penjualan Sukuk Ritel Seri SWR001 Rp 5 Miliar

Jumat, 23 Oktober 2020 | 15:22 WIB
Nida Sahara ( nida.sahara@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – PT Bank BNI Syariah menargetkan pemasaran produk investasi Cash Waqf Linked Sukuk (CWLS) Sukuk Ritel Seri SWR001 sebesar Rp 5 miliar. Untuk itu, perseroan menggelar webinar dalam rangka edukasi dan sosialisasi instrumen 2020.

Direktur Bisnis Ritel dan Jaringan BNI Syariah Iwan Abdi mengatakan, BNI Syariah merupakan Lembaga Keuangan Syariah Penerima Wakaf Uang (LKS PWU) yang telah menjalankan perannya sejak tahun 2008. Langkah edukasi dan sosialisasi bertujuan untuk memperkenalkan BNI Syariah sebagai agen penjual sukuk wakaf di pasar perdana domestik.

Permintaan Sukuk Ritel Seri SWR001 secara nasional cukup menarik karena merupakan instrumen baru dari seri sukuk ritel berupa wakaf uang yang pertama kali dilakukan di Indonesia di tengah pertumbuhan ekonomi di masa pandemi Covid-19.

"BNI Syariah untuk pertama kalinya telah mendapatkan kepercayaan dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia menjadi Mitra Distribusi Cash Wakaf Linked Sukuk SWR001 tahun 2020," kata Iwan dalam keterangannya, Jumat (23/10).

Untuk mencapai target Rp 5 miliar, BNI Syariah melakukan beberapa strategi diantaranya adalah sosialisasi dengan mengundang nasabah wakif prioritas dan perwakilan nazhir dari Yayasan Hasanah Titik dan Dompet Dhuafa. Melalui tim layanan dan marketing, BNI Syariah juga melakukan cross selling kepada nasabah untuk dapat berpartisipasi di SWR001.

Kepala Sub Direktorat Peraturan SBSN dan Pengelolaan Aset SBSN Kementerian Keuangan Agus Prasetya Laksono mengatakan, urgensi penerbitan CWLS adalah untuk memperkuat kapasitas ekonomi keuangan syariah, penguatan institusional pengelolaan wakaf nasional, dan pengembangan investasi sosial ditengah pandemi Covid-19.

"CWLS Ritel dikelola berdasarkan prinsip syariah, tidak mengandung unsur riba, gharar (ketidakjelasan), dan maisir (judi), serta telah mendapatkan pernyataan kesesuaian syariah dari Dewan Syariah Nasional dan Majelis Ulama Indonesia," ungkap Agus.

Pemerintah melalui Kementerian Keuangan menawarkan CWLS Ritel pada 9 Oktober hingga 12 November 2020, yang merupakan instrumen investasi sosial yang relatif baru di Indonesia.

Penerbitan CWLS Ritel seri SWR001 tersebut adalah salah satu bentuk komitmen pemerintah untuk mendukung Gerakan Wakaf Nasional, dan membantu pengembangan investasi sosial dan wakaf produktif di Indonesia. Melalui CWLS Ritel seri SWR001, pemerintah memfasilitasi para pewakaf uang baik yang bersifat temporer maupun permanen agar dapat menempatkan wakaf uangnya pada instrumen investasi yang aman dan produktif.

CWLS Ritel seri SWR001 memiliki tenor dua tahun dan menawarkan tingkat imbalan atau kupon tetap sebesar 5,5% per tahun, yang imbalannya akan disalurkan untuk program atau kegiatan sosial yang memiliki dampak sosial dan ekonomi untuk masyarakat.

Penyaluran imbalan akan dilakukan oleh nazhir yang kredibel yang ditunjuk oleh Lembaga Keuangan Syariah-Penerima Wakaf Uang (LKS PWU) dan disetujui oleh Badan Wakaf Indonesia (BWI) sebagai regulator dan pengawas nazhir. Untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dan penyaluran dana imbalan CWLS, maka nazhir wajib membuat laporan kepada BWI, Kementerian Agama, Kementerian Keuangan, dan wakif (pembeli CWLS).

Editor : Aris Cahyadi (aris_cahyadi@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN