Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Direktur Tresuri dan Internasional BNI Bob Tyasika Ananta (kedua kiri), Direktur Utama Bank Shinhan Indonesia Hwang Dae Geu (kedua kanan), Pemimpin Unit Bisnis Sindikasi BNI Rommel TP Sitompul (kanan), dan VP CST Divisi LMC 1 BNI M Roland Perdana (kiri)  setelah penandatanganan perjanjian kredit sindikasi untuk PT J Resources Nusantara senilai USD 231 juta di Jakarta, Jumat (13 September 2019). BNI berperan sebagai Mandated Lead Arrangers dan Bookrunners (MLAB).

Direktur Tresuri dan Internasional BNI Bob Tyasika Ananta (kedua kiri), Direktur Utama Bank Shinhan Indonesia Hwang Dae Geu (kedua kanan), Pemimpin Unit Bisnis Sindikasi BNI Rommel TP Sitompul (kanan), dan VP CST Divisi LMC 1 BNI M Roland Perdana (kiri) setelah penandatanganan perjanjian kredit sindikasi untuk PT J Resources Nusantara senilai USD 231 juta di Jakarta, Jumat (13 September 2019). BNI berperan sebagai Mandated Lead Arrangers dan Bookrunners (MLAB).

BNI-Shinhan Bank Salurkan Kredit Sindikasi Pertambangan

Gora Kunjana, Jumat, 13 September 2019 | 21:34 WIB

JAKARTA, investor.id - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) bekerja sama dengan Bank Shinhan Indonesia (Shinhan Bank) untuk pembiayaan kredit sindikasi PT J Resources Nusantara (JRN) sebesar total US$231 juta.

PT J Resources Nusantara merupakan anak perusahaan dari PT J Resources Asia Pasifik, Tbk.  Fasilitas kredit sindikasi tersebut dimanfaatkan untuk pengembangan tambang yang dioperasikan JRN dan anak perusahaannya. BNI berperan sebagai Mandated Lead Arrangers dan Bookrunners (MLAB).

Kerjasama tersebut, demikian keterangan tertulis BNI di Jakarta, Jumat (13/9/2019), ditandai dengan penandatanganan dokumen kerjasama pembiayaan antara Pemimpin Unit Bisnis Sindikasi BNI Rommel TP Sitompul, VP CST Divisi LMC 1 BNI M. Roland Perdana, dan Direktur Utama Bank Shinhan Indonesia Hwang Dae Geu di Jakarta, Jumat (13/9). Turut hadir menyaksikan penandatanganan tersebut Direktur Tresuri dan Internasional BNI Bob Tyasika Ananta.

Direktur Tresuri dan Internasional BNI Bob Tyasika Ananta (kedua kiri), Direktur Utama Bank Shinhan Indonesia Hwang Dae Geu (kedua kanan), Pemimpin Unit Bisnis Sindikasi BNI Rommel TP Sitompul (kanan), dan VP CST Divisi LMC 1 BNI M Roland Perdana (kiri)  setelah penandatanganan perjanjian kredit sindikasi untuk PT J Resources Nusantara senilai USD 231 juta di Jakarta, Jumat (13 September 2019). BNI berperan sebagai Mandated Lead Arrangers dan Bookrunners (MLAB).
Direktur Tresuri dan Internasional BNI Bob Tyasika Ananta (kedua kiri), Direktur Utama Bank Shinhan Indonesia Hwang Dae Geu (kedua kanan), Pemimpin Unit Bisnis Sindikasi BNI Rommel TP Sitompul (kanan), dan VP CST Divisi LMC 1 BNI M Roland Perdana (kiri) setelah penandatanganan perjanjian kredit sindikasi untuk PT J Resources Nusantara senilai USD 231 juta di Jakarta, Jumat (13 September 2019). BNI berperan sebagai Mandated Lead Arrangers dan Bookrunners (MLAB).

Rommel menuturkan bahwa pada kesempatan sebelumnya, kesepakatan Perjanjian Kredit Sindikasi yang menetapkan BNI sebagai MLAB, Agen Fasilitas, Agen Escrow, dan Agen Jaminan telah dilaksanakan pada 12 April 2019. Bank Shinhan Indonesia kini masuk sebagai  kreditur partisipan dalam pembiayaan secara sindikasi ini.

“Usai penandatanganan dokumen kerjasama pembiayaan ini maka secara resmi telah dilaksanakan pengalihan sebagian porsi kredit sindikasi BNI pada Bank Shinhan Indonesia,” ujar Rommel.

Bank Shinhan Indonesia adalah anak usaha Shinhan Bank, sebuah bank yang berkantor pusat di Korea dan memiliki 150 lebih jaringan di 20 negara.

Semenjak memasuki pasar Indonesia pada tahun 2016, Bank Shinhan Indonesia sampai saat ini telah mengoperasikan 53 kantor yang tersebar di Pulau Sumatera, Jawa, Bali, Lombok, dan Sulawesi, dengan disertai pertumbuhan aset yang kuat dan kinerja yang solid.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN