Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Direktur Utama BP Jamsostek Anggoro Eko Cahyo. . Foto: /Investor Daily/Prisma Ardianto

Direktur Utama BP Jamsostek Anggoro Eko Cahyo. . Foto: /Investor Daily/Prisma Ardianto

BP Jamsostek Siap Salurkan Manfaat Beasiswa Rp 115 Miliar

Kamis, 22 April 2021 | 04:50 WIB
Prisma Ardianto (prisma.ardianto@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan atau BP Jamsostek menyatakan siap merealisasikan perluasan mandat terkait manfaat beasiswa pendidikan anak sebelum Hari Raya Idul Fitri. Diproyeksi manfaat dari program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) itu mencapai Rp 115 miliar.

Direktur Utama BP Jamsostek Anggoro Eko Cahyo menyampaikan, pihaknya mengapresiasi Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) yang segera menerbitkan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 5/2021 tentang Tata Cara Penyelenggaraan Program Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Kematian, dan Jaminan Hari Tua. Aturan itu sudah aktif sejak April 2021 dan siap dilaksanakan oleh BP Jamsostek.

Karena menurut dia, kehadiran Permenaker itu menjadi harapan baru bagi anak-anak di Indonesia tetap melanjutkan pendidikan hingga perguruan tinggi lewat manfaat beasiswa. BP Jamsostek memperkirakan semua manfaat beasiswa bisa disalurkan kurang dari tiga pekan atau paling lambat sampai Hari Raya Idul Fitri di tahun ini.

"Tentu saja kerjasama dengan gubernur dan walikota untuk kita bersama-sama melaksanakan ini, karena ini sudah sangat ditunggu-tunggu. Berdasarkan data kami, yang berhak jumlahnya sebanyak 10.451 anak dengan estimasi manfaat beasiswa yang diberikan sebanyak Rp 115 miliar. Ini mencakup pendidikan TK, SD, SMP, SMA, dan perguruan tinggi," papar Anggoro pada acara Penyerahan Manfaat Beasiswa Pendidikan Anak Peserta Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM), Rabu (21/4).

Dia mengatakan, negara hadir dan berkomitmen memastikan memberikan kehidupan yang layak bagi pekerja dan keluarganya bahkan dalam aspek pendidikan. Oleh karena itu, dibutuhkan kerjasama dan kolaborasi dari seluruh elemen, baik itu pengusaha, pekerja, pemerintah, untuk memastikan program jaminan sosial tersebut bisa dirasakan bagi seluruh pekerja.

Perluasan cakupan manfaat dari BP Jamsostek itu merupakan concern Presiden Joko Widodo melalui terbitkan Inpres Nomor 2/2021. Presiden memberi instruksi kepada 19 Menteri, Kejaksaan Agung, tiga kepala badan, 34 gubernur, 514 bupati/walikota untuk mengoptimalkan program jaminan sosial ketenagakerjaan yang sama-sama diharapkan cakupannya terus meningkat.

Pada kesempatan sama, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziah menuturkan, pendidikan adalah masa depan dari setiap anak-anak di Indonesia. Pendidikan harus juga dimiliki oleh anak-anak yang memiliki kondisi tertentu, seperti orang tua tidak bisa memberikan fasilitas pendidikan secara penuh dan layak, atau termasuk anak-anak telah ditinggalkan oleh orang tuanya.

"Negara hadir secara langsung menjamin masa depan pada mereka yang bapak/ibunya meninggal atau mengalami cacat tetap untuk bisa memberikan biaya pendidikan pada anak-anaknya. Ini luar biasa, karena pemerintah sungguh serius memperhatikan kesejahteraan para pekerja termasuk para keluarganya," tutur dia.

Menaker menerangkan, perluasan manfaat beasiswa itu sebelumnya terkait dengan PP 44/2015 yang kemudian diperbaiki menjadi PP 82/2019. Selanjutnya, peraturan tersebut dirumuskan secara teknis lewat Permenaker 5/2021, yang mampu menyederhanakan empat Permenaker dan satu Keputusan Menteri.

Dia mengungkapkan, proses penyusunan peraturan relatif berjalan baik. Hal berikutnya yang terpenting adalah merealisasikan amanat dari instruksi presiden sesuai aturan yang berlaku. Dalam hal ini, Kemnaker meyakini BP Jamsostek mampu menyelesaikan penyaluran manfaat sebelum waktu yang dijanjikan. Hal itu juga yang dipercaya bisa mendorong para pekerja tertarik menempatkan dananya sebagai jaminan sosial ketenagakerjaan.

"Saya yakin dengan kesungguhan Pak Dirut dan jajarannya akan semakin banyak pekerja di Indonesia yang mempercayakan jaminan sosialnya kepada BP Jamsostek. Saya yakin para pekerja semakin lama semakin menyadari pentingnya mendapatkan perlindungan dari BP Jamsostek," ucap Menaker.

Ida juga berharap agar anak-anak yang sedang menempuh pendidikan, mulai dari SD sampai perguruan tinggi tidak takut menggapai mimpinya dengan memanfaatkan beasiswa dari BP Jamsostek. Dia meyakini, peran BP Jamsostek itu secara langsung atau tidak langsung akan menjadi bagian dari anak-anak Indonesia mewujudkan mimpinya.  

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN