Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
BRI Agro. Foto: briagro.co.id

BRI Agro. Foto: briagro.co.id

BRI Agro Salurkan Rp 100 Miliar ke Investree

Nida Sahara, Kamis, 9 Januari 2020 | 16:29 WIB

JAKARTA - PT Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk (BRI Agro) bekerja sama dengan PT Investree Radhika Jaya (Investree) dalam penyaluran pinjaman melalui platform Investree sebagai lender (penyedia dana/investor). Langkah kerja sama tersebut merupakan strategi perluasan pasar di segmen digital. Untuk tahap awal, perseroan akan menyalurkan kredit Rp 100 miliar untuk Investree.

"Outstanding per hari ini sudah salurkan Rp 4 miliar, karena sudah mulai beberapa hari. Untuk plafon tahun ini kami sediakan Rp 100 miliar ke Investree," imbuh Plt Direktur Utama BRI Agro Ebeneser Girsang, di Jakarta, Kamis (9/1).

Ebeneser mengungkapkan, kerja sama tersebut juga bertujuan untuk pemanfaatan teknologi, supaya dapat mendorong pengembangan bisnis usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui perluasan target pasar. Penyediaan tahap awal sebesar Rp 100 miliar diharapkan memberikan kontribusi bagi UMKM.

Direktur Sales dan Bisnis Investree Salman Baharudin menyebut, kolaborasi pertama yang dilakukan Investree dengan lembaga keuangan yakni pada tahun 2018 dengan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) yang merupakan induk dari BRI Agro.

"Pertama kali kolaborasi itu tahun 2018 dengan BRI, sampai Desember kemarin mereka sudah salurkan di atas Rp 210 miliar dengan NPL 0%. Sehingga pertama kali bertemu BRI Agro kami antusias juga, UMKM butuh dukungan modal kerja, dan kita punya teknologi, sehingga BRI Agro bisa masuk mendanai," ungkap Salman.

Lebih lanjut, Ebeneser menyebut, BRI Agro juga memiliki platform digital penyaluran kredit yakni Pinjam Tenang (Pinang) yang berbasis payroll. Adanya kerja sama  dengan Investree memperluas bisnis perseroan, sehingga tidak hanya memberikan pinjaman online berbasis payroll, tapi juga bisa berbasis invoice melalui pihak ketiga, yaitu Investree.

"Kalau Pinang itu berbasis payroll yang sudah jalan, dengan Investree ini berbasis invoice, kita nanti akan buat lebih banyak pilihan supaya tidak hanya payroll, nanti akan ada non payroll juga," tutur Ebeneser.

Sampai dengan Desember 2019, penyaluran pinjaman melalui Pinang sebesar Rp 30 miliar. Tahun ini diharapkan akan meningkat dengan adanya kemudahan layanan yang diberikan.

Sementara itu, alasan memilih kerja sama dengan Investree karena memiliki peminjam UMKM dengan tingkat risiko yang terukur. Sehingga, BRI Agro memutuskan untuk mengambil bagian menjadi lender Investree.

"Harapan kami kerja sama ini dapat melayani masyarakat lebih luas dan kolaborasi perbankan dengan fintech sangat strategis untuk memperluas akses pembiayaan ke pelaku UMKM dengan adanya inovasi teknologi yang dimiliki fintech," pungkas Ebeneser.  

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN