Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Nasabah Bank BRI keluar dari ATM Galeri usai menarik uang di Jakarta. Foto ilustrasi: Beritasatu Photo/Uthan AR

Nasabah Bank BRI keluar dari ATM Galeri usai menarik uang di Jakarta. Foto ilustrasi: Beritasatu Photo/Uthan AR

BRI Berencana Rights Issue

Selasa, 15 Juni 2021 | 10:09 WIB
Nida Sahara ( nida.sahara@investor.co.id)

Jakarta, investor.id-PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI Persero) berencana menambah modal dengan memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau rights issue. Perseroan juga akan melakukan penyetoran saham dalam bentuk selain uang (inbreng) oleh Negara Republik Indonesia selaku Pemegang Saham Pengendali (PSP) perseroan kepada PT Pegadaian (Persero) dan PT Permodalan Nasional Madani (PNM Persero) sebagai bagian dari pembentukan Holding BUMN Ultra Mikro.

Perseroan berencana menerbitkan sebanyak-banyaknya 28.677.086.000 saham Seri B dengan nilai nominal Rp 50 atau mewakili sebanyak-banyaknya 23,25% dari modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan pada saat keterbukaan informasi ini. Harga pelaksanaan rencana PMHMETD akan ditetapkan dan diumumkan kemudian di dalam prospektus rencana PMHMETD. Pemerintah, selaku pemegang saham pengendali BRI, dengan kepemilikan saat ini 56,75% akan mengambil bagian atas seluruh HMETD yang menjadi haknya dengan melakukan inbreng atas saham milik pemerintah yakni 6.249.999 saham Seri B atau mewakili 99,99% dari seluruh modal ditempatkan dan disetor penuh dalam Pegadaian. Kemudian, 3.799.999 saham Seri B atau mewakili 99,99% dari seluruh modal ditempatkan dan disetor penuh dalam PNM.

Rencana inbreng itu menggunakan basis laporan keuangan konsolidasian historis auditan tanggal 31 Maret 2021. Sedangkan bagian pelaksanaan HMETD yang berasal dari porsi publik/masyarakat akan disetorkan kepada perseroan dalam bentuk tunai. Melalui rencana inbreng, BRI akan menjadi pemegang saham mayoritas pada Pegadaian dan PNM. Selanjutnya, perseroan bersama-sama dengan Pegadaian dan PNM akan mengembangkan bisnis melalui pemberian jasa keuangan di segmen ultra mikro sehingga akan berkontribusi positif terhadap kinerja keuangan perseroan.

"Penguatan struktur permodalan ini juga diharapkan mendukung kegiatan usaha perseroan ke depan, baik induk maupun secara grup, yang pada akhirnya akan menciptakan value bagi pemegang saham dan pemangku kepentingan. Dengan kepemilikan saham mayoritas tersebut, laporan keuangan Pegadaian dan PNM akan terkonsolidasikan dengan laporan keuangan BRI. Hal ini akan meningkatkan pendapatan konsolidasian di masa mendatang," ungkap manajemen BRI dalam keterbukaan informasi yang dikutip Selasa (15/6).

Dana hasil rencana PMHMETD setelah dikurangi seluruh biaya emisi akan digunakan untuk pembentukan holding BUMN ultra mikro, yang dilakukan melalui penyertaan saham perseroan dalam Pegadaian sebesar 6.249.999 saham Seri B atau mewakili 99,99% modal ditempatkan dan disetor Pegadaian. Serta PNM sebesar 3.799.999 saham Seri B atau mewakili 99,99% modal ditempatkan dan disetor PNM, sebagai hasil inbreng saham pemerintah. "Selebihnya, dana hasil aksi korporasi tersebut digunakan sebagai modal kerja perseroan dalam rangka pengembangan ekosistem ultra mikro, serta bisnis mikro dan kecil," tulis manajemen BRI.

Sesuai Pasal 8 ayat (3) POJK 32/2015, jangka waktu antara tanggal persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) sehubungan dengan rencana PMHMETD sampai dengan efektifnya pernyataan pendaftaran tidak lebih dari 12 bulan. Perseroan berencana melaksanakan penambahan modal dalam periode tersebut dengan tetap memperhatikan ketentuan mengenai jangka waktu antara tanggal penilaian dan tanggal penyetoran atas saham dalam bentuk lain selain uang.

 

 

Editor : Tri Listiyarini (tri_listiyarini@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN