Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Dirut Bank BRI Sunarso

Dirut Bank BRI Sunarso

RI TERHINDAR RESESI

BRI dan Mandiri Lakukan Restrukturisasi dan Kredit Baru

Senin, 29 Juni 2020 | 11:30 WIB
Arnoldus Kristianus (arnoldus.kristianus@beritasatumedia.com) ,Leonard AL Cahyoputra (leonard.cahyoputra@beritasatumedia.com) ,Nida Sahara ( nida.sahara@investor.co.id)

JAKARTA. investor.id -- Ekonomi Indonesia bakal terhindar dari resesi jika kegiatan ekonomi kembali bergulir dan dana stimulus ekonomi dikucurkan lebih cepat. Setelah minus 3,8% kuartal kedua, ekonomi akan menggeliat dan kembali positif pada kuartal ketiga dan keempat.  

Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) Sunarso mengatakan, perseroan berkomitmen untuk terus fokus terhadap pemberdayaan UMKM meski dalam kondisi pandemi Covid-19, guna menyelamatkan ekonomi Indonesia. UMKM ini memiliki peran krusial terhadap perekonomian Indonesia.

“BRI fokus untuk menjaga keberlanjutan usaha para pelaku UMKM, antara lain dengan mengembangkan produk pinjaman bagi UMKM yang khusus diperuntukkan pasca Covid-19. Ini agar bisa mengakselerasi usaha para pelaku UMKM yang sempat menurun akibat pandemi,” tutur Sunarso.

Upaya lain yang ditempuh perseroan adalah gencar melakukan restrukturisasi kredit, di mana BRI menjadi bank dengan jumlah restrukturisasi terbesar di Indonesia. Hingga akhir Mei 2020, BRI melakukan restrukturisasi kredit 2,6 juta pelaku UMKM dengan total pinjaman lebih dari Rp 160 triliun.

Rully Setiawan
Rully Setiawan

Sedangkan Corporate Secretary PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Rully Setiawan menuturkan, perseroan akan menyalurkan kredit meski dengan sangat selektif kepada sektor yang masih punya potensi untuk tumbuh. Apalagi, Bank Mandiri telah mendapatkan penempatan dana dari menteri keuangan senilai Rp 10 triliun untuk diberikan kepada sektor riil dalam rangka mempercepat pemulihan ekonomi nasional, berlandaskan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No 70/2020.

“Kami berharap pelonggaran PSBB yang telah dilakukan di beberapa wilayah di Indonesia, dengan memasuki fase new normal, akan berkontribusi mendorong pemulihan ekonomi dari dampak pandemi, khususnya pada kuartal III dan IV tahun ini. Tentunya Bank Mandiri akan mendukung sektor riil, terutama padat karya,” ungkapnya.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN