Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Direktur Utama BRI Sunarso (empat dari kiri), Komisaris BRI Hendrikus Ivo (kanan) dan Direktur Konsumer BRI Handayani (dua dari kiri) bersama nasabah binaan Rumah Kreatif BUMN (RKB) BRI dalam acara puncak Hari Batik Nasional yang diselenggarakan di Istana Mangkunegaran, Surakarta (2/10/2019). Melalui dukungan terhadap event ini, Bank BRI menunjukkan komitmen untuk merawat dan melestarikan batik yang merupakan intangible heritage dari Indonesia.

Direktur Utama BRI Sunarso (empat dari kiri), Komisaris BRI Hendrikus Ivo (kanan) dan Direktur Konsumer BRI Handayani (dua dari kiri) bersama nasabah binaan Rumah Kreatif BUMN (RKB) BRI dalam acara puncak Hari Batik Nasional yang diselenggarakan di Istana Mangkunegaran, Surakarta (2/10/2019). Melalui dukungan terhadap event ini, Bank BRI menunjukkan komitmen untuk merawat dan melestarikan batik yang merupakan intangible heritage dari Indonesia.

PERINGATAN HARI BATIK NASIONAL

BRI Dukung Pagelaran Membatik Untuk Negeri

Aris Cahyadi, Rabu, 2 Oktober 2019 | 18:52 WIB

JAKARTA, investor.id – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) turut merayakan Hari Batik Nasional yang jatuh pada 2 Oktober setiap tahunnya. Pada tahun ini, BRI mendukung pagelaran Membatik Untuk Negeri di Istana Mangkunegaran Surakarta yang dihadiri oleh Presiden RI Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo.

Direktur Utama BRI Sunarso yang hadir dalam acara tersebut mengungkapkan, dukungan BRI terhadap event ini merupakan bentuk nyata kepedulian perseroan dalam melestarikan batik. "Batik merupakan intangible heritage dari Indonesia dan telah diakui oleh UNESCO sebagai warisan dunia, untuk itu tentu harus kita jaga, rawat dan lestarikan bersama," kata Sunarso dalam keterangan tertulis yang diterima Investor Daily, Rabu (2/10).

Disamping membatik, dalam event tersebut Presiden Joko Widodo bersama Yayasan Batik Indonesia akan meluncurkan Buku Batik Indonesia dalam bentuk Buku Saku dan E-Book, sehingga masyarakat dapat mempelajari pengetahuan umum tentang batik secara mudah.

Buku tersebut juga dilengkapi dengan teknologi AR (Augmented Reality) agar masyarakat dapat melakukan kegiatan interaktif pada saat membaca. Kedepan, diharapkan pembelajaran batik dapat masuk ke kurikulum sekolah, sehingga batik sebagai warisan budaya dapat terus ter-regenerasi.

Dalam acara tersebut BRI juga mendatangkan 10 pembatik yang merupakan anggota Rumah Kreatif BUMN (RKB) Solo dan RKB Yogya untuk hadir. Sunarso menambahkan, di Solo Raya, BRI memiliki 73 ribu binaan yang tergabung di RKB, dimana 60% diantaranya merupakan pembatik.

"Batik merupakan karena karya seni, maka keunikannya yang tidak bisa distandarkan secara manufaktur, itu yang harus kita jaga misalnya sentuhan seninya, handmade, itu yang mesti dijaga maka nilai tambah ada di situ. Jadi kami arahkan ke sana sehingga pembinaan kami adalah membina untuk menjaga sifat orisinalnya yang nonpabrikan dan tampilan lebih menarik dan bisa akses pasar internasional dan kami fasilitasi transaksinya," jelas Sunarso.

Masih dalam rangka perayaan Hari Batik Nasional, BRI juga mewajibkan seluruh pekerjanya yang berjumlah kurang lebih 124 ribu di seluruh Indonesia untuk memakai batik pada hari Rabu (2/10). Hal tersebut merupakan upaya perseroan untuk menumbuhkan kebanggaan dan kecintaan akan batik kepada seluruh pekerjanya.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA