Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
BTPN Syariah. Sumber: syariahbank.com

BTPN Syariah. Sumber: syariahbank.com

BTPN Syariah Resmi Jadi BUKU III

Selasa, 14 Juli 2020 | 18:44 WIB
Prisma Ardianto (prisma.ardianto@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id - PT Bank BTPN Syariah Tbk (BTPN Syariah) resmi menyandang status sebagai bank umum kegiatan usaha (BUKU) III dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), setelah disetujui pada 7 Juli 2020.

Seperti diketahui, BUKU III adalah perusahaan dengan modal inti minimal sebesar Rp 5 triliun sampai dengan Rp 30 triliun.

Sekretaris Perusahaan BTPN Syariah Arief Ismail menyampaikan pada keterbukaan informasi  Bursa Efek Indonesia (BEI), bahwa status perusahaan berubah dari BUKU II menjadi BUKU III.

"PT Bank BTPN Syariah Tbk resmi menjadi Bank Kelompok BUKU III berdasarkan persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan Nomor S-144/PB.34/2020 tanggal 7 Juli 2020," tulis Arief dalam keterbukaan informasi, Selasa (14/7).

Dia menambahkan, tidak ada dampak kejadian atas perubahan status tersebut. Termasuk terkait kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha emiten atau perusahaan publik.

Sementara itu, berdasarkan laporan keuangan (unaudited) yang dipublikasikan, total modal inti BTPN Syariah sampai kuartal I-2020 mencapai Rp 5,62 triliun atau meningkat 34,29% secara tahunan (year on year/yoy). Peningkatan itu utamanya ditopang dari peningkatan laba tahun-tahun lalu setelah perhitungan pajak menjadi sebesar Rp 3,63 triliun atau naik sebesar 61,66% (yoy).

Pada saat yang sama, perseroan mencatatkan total aet mencapai Rp 16 triliun dan liabilitas sebesar Rp 10,22 triliun. Adapun ekuitas perseroan dibukukan sebesar Rp 5,78 triliun. Rasio return on asset (ROA) dan return on equity (ROE), masing-masing sebesar 13,58% dan 29,77%.

Dari sisi operasional, total dana pihak ketiga (DPK) perseroan mencapai Rp 9,68 triliun atau meningkat 23,02% (yoy). Sedangkan piutang murabahah tercatat sebesar Rp 11,44 triliun atau tumbuh 21,70% (yoy). Kemudian, pembiayaan bermasalah (non performing financing/NPF) gross tercatat sebesar 1,43% dan secara net sebesar 0,02%.

Selanjutnya, pada kuartal I-2020, BTPN Syariah mencatatkan net imbalan (NI) sebesar 29,59%. Perseroan pun membukukan laba bersih sebesar Rp 402,30 triliun atau tumbuh 39,48% (yoy). Belum lama ini, perseroan baru saja berganti nama dari PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Syariah Tbk menjadi PT BTPN Syariah Tbk.  

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN