Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo

Bunga Acuan Turun, Permintaan Kredit Diharapkan Meningkat

Nida Sahara, Jumat, 23 Agustus 2019 | 07:15 WIB

JAKARTA, investor.id – Kebijakan Bank Indonesia (BI) yang menurunkan suku bunga acuan BI 7-Day Reverse Repo Rate (7DRRR) sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 5,5%, diharapkan menjadi momentum untuk mendorong permintaan kredit perbankan. Selain itu, transmisi penurunan bunga perbankan dapat meningkatkan pertumbuhan kredit.

Gubernur BI Perry Warjiyo menjelaskan, kebijakan tersebut sebagai langkah preemtive dari perlambatan ekonomi dunia sekaligus juga momentum pertumbuhan ekonomi. BI menurunkan bunga acuan untuk mendorong momentum permintaan kredit.

"Peningkatan investasi mendorong ekonomi dan pembiayaan dari perbankan maupun nonperbankan. Jadi ini kami turunkan dua kali sejak bulan lalu untuk mendorong permintaan kredit, tapi kami juga perlu terus dorong penawaran kredit perbankan," papar Perry di Jakarta, Kamis (22/8/2019).

Bank Indonesia memperkirakan pertumbuhan kredit perbankan dalam kisaran 10-12% (yoy) pada 2019 dan 11-13% (yoy) pada 2020. "Sementara DPK diprakirakan dalam kisaran 7-9% (yoy) pada 2019 dan 8-10% (yoy) pada 2020. Target pertumbuhan DPK melambat tahun ini bukan berarti kredit juga melambat, karena sumber dana bank bukan hanya dari DPK," imbuh Perry.

Baca selengkapnya di https://subscribe.investor.id/

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN