Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Bank Mayapada. Foto: : Beritasatu.com

Bank Mayapada. Foto: : Beritasatu.com

Cathay Life Insurance Siap Ambil Alih Kepemilikan Bank Mayapada

Selasa, 14 Juli 2020 | 10:33 WIB
Nida Sahara ( nida.sahara@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai kondisi PT Bank Mayapada International Tbk saat ini sudah stabil dan membaik. Sementara itu, Cathay Life Insurance Co Ltd juga disebut telah merampungkan uji tuntas untuk mengambil alih kepemilikan Bank Mayapada dan segera selesai pada pekan depan.

:Cathay baru saja jalan merampungkan due diligence. Mudah-mudahan minggu depan selesai,” kata Deputi Komisioner Pengawas Perbankan OJK Slamet Edy Purnomo kepada Investor Daily, Senin (13/7).

Dihubungi terpisah, Direktur Utama Bank Mayapada Hariyono Tjahjarijadi mengungkapkan, Cathay Life Insurance saat ini memang salah satu pemegang saham pengendali perseroan dan memiliki rencana untuk meningkatkan kepemilikan sahamnya di Bank Mayapada.

“Mereka memang punya keinginan untuk meningkatkan porsi kepemilikannya sebagai bagian dari langkah strategis jangka menengah atau panjang mereka,” ungkap Hariyono.

Direktur Utama Bank Mayapada Hariyono Tjahjarijadi
Direktur Utama Bank Mayapada Hariyono Tjahjarijadi

Dia mengatakan, untuk komposisi kepemilikan saham dari shareholder akan berubah. Namun, hal tersebut masih dipersiapkan pemegang saham.

“Mengenai jumlah saham dan komposisi kepemilikannya akan seperti apa dan waktunya kapan masih dipersiapkan oleh pihak Cathay,” tutur Hariyono.

Selain Dato Sri Tahir, pemegang saham pengendali (PSP) Bank Mayapada adalah JPMCB Na Re-Cathay Life Insurance Co Ltd dengan kepemilikan saham sebesar 37,33%.

Apabila Cathay ingin mengambil alih Bank Mayapada, artinya kepemilikan Tahir akan terdilusi. Hal tersebut dibenarkan oleh Hariyono. “Iya betul penambahan modal untuk pihak Cathay menjadi mayoritas pemegang saham. Iya, terdilusi,” papar Hariyono.

Hariyono juga menjelaskan bahwa rencana penambahan modal dari Cathay tersebut merupakan strategi jangka menengah atau panjang dalam rangka naik kelas menjadi bank umum kegiatan usaha (BUKU IV) dengan modal inti minimal Rp 30 triliun pada 2022 atau 2023. “Iya betul,” ujar dia.

Meski demikian, Dato Sri Tahir ketika dihubungi menuturkan bahwa belum ada diskusi mengenai rencana Cathay untuk mengambil alih Bank Mayapada yang membuat kepemilikan sahamnya di bank tersebut terdilusi.

Pihaknya menyebut, kondisi keuangan Bank Mayapada saat ini sudah membaik dan kembali stabil.

“Belum bicara ke sana. Ya kondisi Bank Mayapada sudah stabil,” ucap Tahir kepada Investor Daily.

Sementara itu, pada kuartal I-2020 CAR perseroan menurun pada level 13,75%, NPL gross juga meningkat tinggi menjadi 6,94%, sementara NPL net 2,48%. Kemudian membaik pada April karena perseroan dapat kembali meningkatkan rasio keuangannya, dengan CAR 17,97% setelah ada tambahan modal dari Dato Sri Tahir.

Terkait masalah Bank Mayapada mengenai pelampauan batas maksimum pemberian kredit (BMPK) pada grupnya, Tahir juga telah menyelesaikan hal tersebut. Dengan , kondisi Bank Mayapada saat ini sudah kembali normal.

Menurut Edy, yang dilakukan Bank Mayapada adalah pelampauan BMPK bukan pelanggaran. Pasalnya, perseroan tidak mengetahui hal tersebut. Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Heru Kristiyana mengatakan, hingga saat ini kondisi perbankan masih resilience di tengah pandemic Covid-19.

“Kami lihat perbankan masih resilience, dari statistic risiko kredit, permodalan, dan dari sisi likuiditas, masih aman,” ucap Heru.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN