Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
CIMB Niaga

CIMB Niaga

CIMB Niaga Fasilitasi Transaksi WeChat Pay

Selasa, 29 September 2020 | 13:30 WIB
Nida Sahara ( nida.sahara@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – PT Bank CIMB Niaga Tbk akan memfasilitasi transaksi pembayaran menggunakan dompet digital asal Tiongkok, WeChat Pay, pada merchant-merchant mitra di Indonesia. Hal tersebut menyusul telah terbitnya izin dari Bank Indonesia (BI) kepada CIMB Niaga sebagai bank BUKU IV pertama yang dapat menerima transaksi pembayaran digital dari WeChat Pay.

Direktur Consumer Banking CIMB Niaga Lani Darmawan mengatakan, CIMB Niaga bekerja sama dengan TenPay selaku pemilik aplikasi dompet digital WeChat Pay dan PT Arash Digital Rekadana (Jakarta) dan SwiftPass Global Limited (Shenzhen) sebagai sistem integrator dan technical service provider. Implementasi kerja sama tersebut semakin melengkapi layanan pembayaran digital yang disediakan oleh CIMB Niaga.

Namun demikian, dengan adanya pandemi Covid-19 yang belum juga berakhir, pihaknya mengakui implementasi tersebut cenderung terhambat. Pasalnya, pengguna WeChat Pay adalah wisatawan mancanegara (wisman) asal Tiongkok. Oleh karena itu, pihaknya enggan menyebutkan target dari implementasi tersebut.

"Betul, namun memang saat ini agak terhambat karena pandemi. Karena pengguna WeChat terbesar adalah wisman dari Tiongkok, semoga Covid-19 bisa cepat berlalu. Masih terlalu dini untuk diprediksi, tetapi jika wisman sudah bisa datang lagi, WeChat Pay akan membantu," ucap Lani kepada Investor Daily, Selasa (29/9/2020).

Lani Darmawan, CIMB. Foto: IST
Lani Darmawan, CIMB. Foto: IST

Di sisi lain, untuk perkembangan transaksi digital perseroan selama pandemi Covid-19 ini mencatatkan pertumbuhan yang pesat. Hal tersebut lantaran nasabah sudah terbiasa melakukan transaksi digital untuk mengurangi kontak fisik. "Sangat bagus, terutama dari OCTO Mobile, mobile banking kami, pertumbuhannya double di masa pandemi ini," kata Lani.

Aplikasi dompet digital WeChat Pay hanya dapat dimiliki oleh pengguna dari Tiongkok dengan sumber dana dari rekening kartu debit dan kartu kredit yang diterbitkan di Tiongkok. "Di tengah keterbatasan dalam kondisi pandemi Covid-19 saat ini, kami tetap fokus untuk mengembangkan dan mempersiapkan layanan WeChat Pay. Kami terus melakukan sosialisasi kepada merchant CIMB Niaga serta menambah merchant baru, sehingga pada saat situasi sudah kondusif, semakin banyak mitra perusahaan yang telah siap dan dapat menerima cara pembayaran baru ini," terang Lani.

Menurut Lani, sejalan dengan regulasi BI, implementasi transaksi WeChat Pay di merchant-merchant CIMB Niaga dilakukan dengan menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) pada alat penerima transaksi pembayaran CIMB Niaga, seperti mesin electronic data capture (EDC) CIMB Niaga, static QR, maupun aplikasi yang diunduh di perangkat merchant. Transaksi tersebut dilakukan dalam mata uang rupiah sesuai jumlah yang telah disepakati pengguna dengan merchant.

Lani menyatakan, implementasi kerja sama pembayaran digital WeChat Pay merupakan salah satu upaya untuk memperkuat posisi CIMB Niaga sebagai bank digital terdepan di Indonesia. CIMB Niaga ingin memberikan layanan fitur yang lengkap bagi mitra merchant CIMB Niaga sehingga dapat menerima pembayaran digital yang lebih luas lagi. WeChat Pay dapat dimanfaatkan untuk memenuhi berbagai kebutuhan tanpa harus menukarkan uang tunai dalam bentuk rupiah.

"Kami berharap inisiatif ini dapat mendukung pengembangan industri pariwisata, sekaligus berkontribusi memberikan devisa bagi Indonesia. Kami terus memperluas mitra merchant di berbagai daerah wisata, seperti Bali, Lombok, Manado, Jakarta, dan sejumlah bandara internasional," jelas Lani.

Editor : Thomas Harefa (thomas@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN