Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
OCTO Mobile CIMB Niaga

OCTO Mobile CIMB Niaga

CIMB Niaga: Pandemi Sebagai Peluang Berinovasi

Kamis, 14 Januari 2021 | 07:32 WIB
Nida Sahara ( nida.sahara@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - PT Bank CIMB Niaga Tbk menilai pandemi Covid-19 merupakan peluang untuk melakukan inovasi supaya bisa mengantisipasi perkembangan bisnis ke depannya. Hal tersebut membuat perseroan menyiapkan dana investasi di bidang digital.

Direktur Finance & SPAPM CIMB Niaga Lee Kai Kwong mengungkapkan, pada tahun ini perseroan merencanakan kenaikan belanja modal (capex) dibandingkan dengan realisasi capex tahun 2020. Berkaca pada tahun 2020, di mana mulai terjadi pandemi dan kebutuhan akan layanan perbankan digital semakin meningkat membuat perseroan terus berinovasi dan juga investasi untuk memenuhi kebutuhan nasabah.

"CIMB Niaga melihat situasi pandemi ini sebagai peluang untuk berinvestasi dan berinovasi khususnya investasi dan inovasi di bidang digital, guna mengantisipasi pertumbuhan dan tren bisnis ke depan," ungkap dia kepada Investor Daily, Rabu (13/1).

Pihaknya menjelaskan, dari tahun ke tahun perseroan mengalokasikan belanja modal dengan selektif dan efisien. Di tengah upaya efisiensi biaya, belanja modal dialokasikan berdasarkan prioritas untuk memastikan belanja modal diinvestasikan secara efisien dan memberikan nilai tambah bagi perusahaan.

"Dari sisi strategi bisnis, ke depan kami akan fokus pada pertumbuhan segmen konsumer dan UKM, terus berupaya meningkatkan porsi CASA, serta efisiensi pengelolaan biaya sehingga belanja modal pun akan dialokasikan mengikuti strategi dan fokus bisnis tersebut," terang dia.

Adapun, Lee mengaku mayoritas dari dana belanja modal tahun ini dialokasikan untuk teknologi informasi, khususnya digital banking untuk mendukung aktivitas transaksi nasabah.

"Dari rencana belanja modal, sebagian besar atau sekitar 60% akan dialokasikan ke bidang IT, utamanya untuk memperkuat kemampuan digital baik dari sisi peningkatan layanan nasabah (digital banking) maupun pemanfaatan IT untuk digitalisasi proses internal, mendukung pengambilan keputusan bisnis, manajemen risiko, dan lainnya," urai Lee.

Sejalan dengan peningkatan tren pemanfaatan teknologi digital oleh nasabah sebagai dampak dari pandemi, CIMB Niaga terus berinisiatif untuk memberikan kecepatan, ketepatan, kenyamanan, dan keamanan bagi nasabah dalam bertransaksi.

Oleh karena itu, alokasi belanja modal untuk pengembangan IT menjadi prioritas dan mendapat porsi lebih tinggi dengan fokus pada 5 upaya. Pertama, peningkatan aplikasi digital bisnis yang berkelanjutan. Kedua, melanjutkan digitalisasi proses internal. Fokus ketiga, membangun infrastruktur IT yang kuat dan aman. Keempat, mendorong adopsi digital kepada pelanggan. Kelima, meningkatkan customer experience dalam bertransaksi di dunia digital.

Baru-baru ini perseroan juga telah meluncurkan fitur Travel Concierge di OCTO Mobile. Fitur tersebut memudahkan nasabah untuk memesan tiket pesawat hanya dalam satu aplikasi di OCTO Mobile tanpa perlu membuka aplikasi lain. Ke depan, perseroan berencana menjadikan digital banking OCTO Mobile sebagai super app. Hal ini dilakukan karena tren open API yang semakin berkembang untuk memudahkan pengguna.
 
"CIMB Niaga akan terus mengembangkan fitur-fitur di dalam aplikasi digital banking OCTO Mobile dengan tujuan menjadi One Stop Super App agar nasabah semakin nyaman dan mudah dalam melakukan transaksi perbankannya. Dengan demikian, aplikasi mobile kami akan dapat digunakan oleh semua segmen nasabah CIMB Niaga," pungkas Lee.  

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN