Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Darmin Nasution. Foto: IST

Darmin Nasution. Foto: IST

Darmin Harapkan Perbankan-Pasar Modal Bersaing Sediakan Pembiayaan Murah

Farid Firdaus, Minggu, 25 Agustus 2019 | 06:59 WIB

JAKARTA, investor.id – Menko Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, perbankan dan pasar modal diharapkan bisa bersaing dalam menyediakan pembiayaan dengan biaya yang rendah agar tingkat pengembalian (return) investasi yang diberikan menjadi lebih murah.

Walapun secara karakteristik kedua sektor ini memiliki tren pembiayaan yang berbeda, menurut Darmin, perbankan dan pasar modal harus bisa bersaing untuk menawarkan sumber pendanaan jangka pendek dan jangka panjang.

Darmin Nasution mengatakan hal tersebut di sela acara CapitalMarket Summit & Expo 2019 (CMSE) di Assembly Hall, Jakarta Convention Center, Jumat (23/8/2019).

“Sebenarnya kita mengharapkan ada persaingan juga antara bank dan pasar modal untuk berlomba menurunkan biaya demi return. Bank Indonesia saja sudah menurunkan suku bunganya, saya harap pasar modal juga dapat melakukan alternative lainnya,” jelas dia.

Darmin menilai, masuknya Indonesia dalam periode kelonggaran moneter saat ini diharapkan bisa menarik investasi dan perusahaan untuk masuk pasar modal. Di sisi lain, dia juga mengkritisi pihak bank yang tidak lagi melaporkan suku bunga dasar kredit secara kuartalan.

“Ketika dulu saya menjadi gubernur BI, suku bunga dasar kredit itu diumumkan setiap tiga bulan sekali. Sekarang semua sepertinya sudah lupa. Ada gunanya laporan itu sehingga investor tahu mana yang menawarkan bunga lebih murah di antara para bank,” kata dia.

Acara CMSE tahun ini dilaksanakan di dua kota yaitu Surabaya yang telah diselenggarakan pada April 2019 lalu, dan di Jakarta.

Penyelenggaraan CMSE 2019 di Jakarta ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan di pasar modal seperti OJK, SROs, perusahaan efek, manajer investasi, Bank RDN, Underwriter, Pemeringkat Efek, Asosiasi Profesi Penunjang, Asosiasi Fintech, Lembaga Sertifikasi (TICMI, LSPPM), dan emiten yang mengisi lebih dari 70 booth.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA