Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Nasabah melakukan transaksi di ATM Bukopin, Jakarta, beberapa waktu lalu. Foto ilustrasi: Investor Daily/David Gita Roza

Nasabah melakukan transaksi di ATM Bukopin, Jakarta, beberapa waktu lalu. Foto ilustrasi: Investor Daily/David Gita Roza

Didukung KB Kookmin Bank, Bukopin Lanjutkan Transformasi

Senin, 30 November 2020 | 20:45 WIB
Parluhutan Situmorang

JAKARTA, Investor.id - PT Bank Bukopin Tbk (BBKP) akan terus melanjutkan transformasi, peningkatan pelayanan, dan kepuasan nasabah hingga masyarakat luas di tengah ketatnya persaingan akibat pandemi Covid-19. Transformasi ini mendapatkan dukungan penuh dari pemegang saham pengedali perseroan, KB Kookmin Bank.

KB Kookmin Bank juga tengah menjalankan kebijakan transformasi di Bank Bukopin untuk memperkuat fundamental bisnis perusahaan. Sebagai pemegang sebanyak 67% saham Bank Bukopin, KB Kookmin Bank telah memberikan dampak positif terhadap kinerja bisnis perusahaan, khususnya dalam hal permodalan, perbaikan proses internal, dan pengawasan.

Rivan A Purwantono, Dirut Bank Bukopin  Sumber: BSTV
Rivan A Purwantono, Dirut Bank Bukopin Sumber: BSTV

Berdasarkan data hingga 30 September 2020, rasio kecukupan modal (capital adequacy ratio/CAR) perseroan naik 12,59% menjadi 16,34% dari periode sama tahun lalu. Adapun total ekuitas naik 17,27%, seiring penambahan modal Rp 3,9 triliun dari dua aksi korporasi yang dilaksanakan dalam waktu berdekatan ini.

Direktur Utama Bank Bukopin Rivan A Purwantono mengatakan, kehadiran KB Kookmin Bank turut memperkuat pengawasan perusahaan, yakni dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Korea Financial Services Commision (FSC) secara tidak langsung. “Seluruh pencapaian ini turut meningkatkan kepercayaan investor, nasabah, dan publik,” kata Rivan melalui siaran pers diterima Investor Daily di Jakarta, Senin (30/11).

Dia menambahkan, proses transformasi dan transparansi yang sedang dibangun KB Kookmin Bank di Bank Bukopin telah mendapatkan respons positif dari berbagai lembaga pemeringkat. Hal ini terlihat dari peningkatan peringkat (rating) kredit perusahaan. Peningkatan peringkat ini juga didukung atas kehadiran KB Kookmin Bank sebagai pemegang saham pengendali Bank Bukopun, yang merupakan bank terbesar di Korea Selatan.

Fitch Ratings telah menaikkan peringkat nasional jangka panjang Bank Bukopin sebanyak empat notch menjadi idAAA. Demikian pula dengan Pefindo menaikkan rating perseroan dari idA- menjadi idAA. “Hal ini tak lepas dari komitmen yang solid dari KB Kookmin Bank untuk terus mendorong Bank Bukopin menjadi salah satu bank terbesar di Indonesia,” terangnya.

Rivan menjelaskan, KB Kookmin Bank akan menerapkan pengalaman suksesnya untuk mengelola Bank Bukopin yang diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi kinerja perusahaan, termasuk saat menghadapi situasi sulit. Satu kebijakan yang baru saja diterapkan adalah penyesuaian penyajian laporan keuangan Bank Bukopin per 31 September 2020 dengan mengikuti standar akutansi yang diterapkan di grup KB Kookmin Bank. “Hal ini yang menyebabkan kami baru dapat melaporkan laporan keuangan hari ini, tentunya setelah kami terus berkomunikasi dengan regulator,” terang Rivan.

Tahun ini, industri perbankan sedang menghadapi tantangan akibat pandemi Covid-19 yang terlihat dari besarnya restrukturisasi kredit hingga mencapai Rp 860 triliun sampai kuartal III 2020. Khusus Bank Bukopin, total restrukturisasi kredit telah mencapai Rp 24,5 triliun. Sebanyak 73% dari total restrukturisasi tersebut akibat terdampak Covid-19.

Menyikapi perkembangan tersebut, Rivan mengungkapkan, perusahaan mendapatkan kesempatan yang sangat baik dengan dilakukannya transformasi secara menyeluruh yang didukung dan didampingi oleh KB Kookmin Bank. “Kami belajar banyak dari kesuksesan mereka dalam melakukan transformasi di KB sendiri di tahun 2001 hingga berhasil menjadi bank terbesar di Korea Selatan. Keahlian ini yang menjadi penambah optimisme kita dalam melanjutkan proses tranformasi di Bukopin, meskioun tantangan pandemi terus menguji,” tambahnya.

Sementara itu, Chief Strategic Officer Bank Bukopin Ji Kyu Jang mengatakan, perusahaan telah menyiapkan berbagai strategi untuk memperkuat fundamental bisnis. Di bidang pemasaran, KB Kookmin Bank akan mendorong penguatan basis nasabah Bank Bukopin, termasuk ke komunitas Korea. Saat ini, sebanyak 2.000 perusahaan dan 30.000 warga Korea Selatan di Indonesia yang potensial digaet menjadi nasabah Bukopin.

Berbagai hasil transformasi di Bukopin yang dilakukan sejauh ini sudah mulai terlihat, meskipun baru berjalan tiga bulan. “Proses transformasi yang berjalan sejak Agustus lalu secara bertahap akan mengubah perusahaan menjadi bank baru yang lebih baik dan transparan sehingga dapat mencapai visi menjadi lembaga keuangan pilihan pertama di Indonesia,” ungkap Jang.

Dalam lima tahun mendatang, Jang mengungkapkan, Bank Bukopin memiliki sejumlah target dan strategi besar yang akan dijalankan. Pertama, melakukan diversifikasi portofolio sebagai pemain utama di segmen retail dan UMKM serta mitra internasional terkait transaksi perdagangan oleh nasabah-nasabah Korea Selatan. Kedua, perbaikan Internal untuk memperkuat fundamental dan menciptakan pertumbuhan berkelanjutan. Ketiga, rebranding untuk memperkuat kolaborasi Bank Bukopin dan KB Kookmin Bank.

Keempat, meningkatkan kekuatan yang ada melalui dukungan keahlian dan jaringan KB Kookmin Bank. Kelima, memantapkan strategi untuk pemulihan cepat dan membangun kembali fundamental bisnis yang lebih kuat. “Harapannya Bank Bukopin akan menjadi 10 bank teratas tahun 2025 dengan return on equity 10% dan kapitalisasi pasar Rp 30 triliun,” tutup Mr. Jang.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN