Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Direktur Utama BPJS Kesehatan Fachmi Idris (kanan) bersama seorang peserta JKN-KIS di Kelurahan Bantarjati, Kecamatan Bogor Utara, Jumat, (12/7/2019). (ist)

Direktur Utama BPJS Kesehatan Fachmi Idris (kanan) bersama seorang peserta JKN-KIS di Kelurahan Bantarjati, Kecamatan Bogor Utara, Jumat, (12/7/2019). (ist)

HUT BPJS Kesehatan ke-51

Dirut BPJS Kesehatan Sosialisasikan JKN-KIS di Bogor

Thomas E Harefa, Jumat, 12 Juli 2019 | 18:18 WIB

JAKARTA, investor.id – Dalam rangka memperingati hari ulang tahun (HUT) Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan ke-51, jajaran direksi dan senior leaders BPJS Kesehatan menyambangi sejumlah wilayah perkampungan di Indonesia. Direktur Utama BPJS Kesehatan Fachmi Idris ikut turun kampung menyambangi warga peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) di Kelurahan Bantarjati, Kecamatan Bogor Utara, pada 12 Juli 2019.

Selain memantau langsung implementasi JKN-KIS, kunjungan tersebut juga dilakukan guna menjaring aspirasi masyarakat setempat demi menyempurnakan jalannya program jaminan kesehatan sosial.

Fachmi menjelaskan, kondisi geografis di Indonesia sangat bervariasi, begitu juga dengan demografi dan latar belakang perekonomian penduduknya. Oleh karena itu, BPJS Kesehatan ingin mendengar langsung suara masyarakat tentang pelaksanaan JKN-KIS di berbagai tempat, khususnya wilayah perkampungan yang kondisinya cukup berbeda dengan wilayah perkotaan yang aksesnya serba ada.

“Apa saja yang perlu dipertahankan, apa saja yang perlu disempurnakan. Ini akan menjadi evaluasi kami untuk melakukan peningkatan layanan JKN-KIS ke depan,” terang Fachmi dalam siaran pers yang diterima Investor Daily, Jumat (12/7/2019).

Dalam kunjungan tersebut, BPJS Kesehatan juga menyambangi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) setempat untuk memastikan pelayanan JKN-KIS berjalan dengan baik. Pembaruan data pada sejumlah kartu peserta JKN-KIS pun dilakukan untuk meningkatkan validitas data.

Fachmi menyambangi Puskesmas Tegal Gundil Bogor. Di sana, dia sempat bertemu dengan beberapa anggota Klub Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis). Koordinator Klub Prolanis Puskesmas Tegal Gundil Beti, menceritakan manfaat menjadi anggota Prolanis. "Sejak ikut klub Prolanis, kualitas hidup kami makin baik, pola hidup sehat, kondisi kesehatan terkontrol, dan tetap semangat menjalani aktivitas," kata Beti.

Tak hanya itu, Fachmi juga menyerahkan bantuan peralatan olah raga dan mengajak masyarakat membiasakan perilaku hidup sehat.

Dia pun menegaskan, dalam menjaga kesinambungan JKN-KIS, BPJS Kesehatan tidak bisa berjalan sendiri melainkan butuh dukungan semua pihak, termasuk masyarakat. Terlebih lagi, saat ini ada lebih dari 222,5 juta jiwa penduduk Indonesia yang tercatat sebagai peserta JKN-KIS.

“Masyarakat punya peran besar untuk mengawal agar Program JKN-KIS bisa terus berjalan, salah satunya dengan menjaga agar yang sehat tetap sehat, dan yang sakit tidak bertambah parah. Sehat itu murah dan mudah. Makan dengan gizi seimbang, istirahat cukup, dan olah raga ringan tiap hari. Ini hal yang sederhana, tapi tantangannya luar biasa karena tergantung komitmen kita sendiri,” ucap Fachmi.

Dia pun mengingatkan kembali makna gotong royong yang menjadi filosofi BPJS Kesehatan dalam mengemban tugasnya menjalankan Program JKN-KIS.

“Jangan lupa, iuran dari peserta yang sehat membantu peserta yang sakit. Untuk itu, diperlukan sinergi yang kuat dari seluruh masyarakat, khususnya yang sudah menjadi peserta JKN-KIS, agar gotong royong dapat terwujud dan program perlindungan kesehatan ini dapat berjalan optimal,” kata dia.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA