Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Bank Indonesia.

Bank Indonesia.

DPK Perbankan Meningkat

Sabtu, 17 Oktober 2020 | 21:24 WIB
Nida Sahara ( nida.sahara@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Kepala Departemen Komunikasi/ Direktur Eksekutif BI, Onny Widjanarko mengungkapkan, sejalan dengan perkiraan meningkatnya pertumbuhan kredit baru, pengetatan kebijakan penyaluran kredit pada kuartal IV-2020 diperkirakan tidak seketat kuartal sebelumnya.

Hal itu terindikasi pada Indeks Lending Standard (ILS) yang mencapai 8,1%, lebih rendah dibandingkan 11,0% pada kuartal sebelumnya.

Saat mengumumkan hasil Survei Perbankan BI di Jakarta, Jumat (16/10), Onny menjelaskan, pelonggaran standar penyaluran kredit akan dilakukan terhadap seluruh jenis kredit, terutama kredit kepada debitur usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Kepala Departemen Komunikasi/ Direktur Eksekutif BI
Kepala Departemen Komunikasi/ Direktur Eksekutif BI

Adapun aspek kebijakan penyaluran yang paling longgar pada kuartal IV-2020 adalah suku bunga, sedangkan aspek kebijakan lainnya diperkirakan lebih ketat pada kuartal IV-2020.

Dia menjelaskan, oada kuartal IV-2020, penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) diproyeksikan meningkat sebagaimana tercermin pada SBT pertumbuhan DPK sebesar 88,0%, lebih tinggi dibandingkan 78,1% pada kuartal sebelumnya.

Perkiraan pertumbuhan DPK
Perkiraan pertumbuhan DPK

Meningkatnya pertumbuhan DPK, kata Onny Widjanarko, diperkirakan terjadi pada seluruh jenis instrumen. Peningkatan tertinggi terjadi pada tabungan, yang terindikasi pada nilai SBT sebesar 89,0%, lebih tinggi dibandingkan 60,9% pada kuartal sebelumnya.

Pertumbuhan instrumen giro dan deposito juga diperkirakan meningkat, terindikasi pada nilai SBT masing-masing sebesar 85,2% dan 74,2%. “Angka itu lebih tinggi dibandingkan 39,4% dan 64,8% pada kuartal sebelumnya,” kata Onny. (az)

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN