Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Edukasi Keamanan Siber, Bank Sinarmas Gelar Wreck-IT 2.0

Edukasi Keamanan Siber, Bank Sinarmas Gelar Wreck-IT 2.0

Edukasi Keamanan Siber, Bank Sinarmas Gelar Wreck-IT 2.0

Rabu, 23 Juni 2021 | 16:42 WIB
Aris Cahyadi (aris_cahyadi@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – PT Bank Sinarmas Tbk terus menunjukkan keseriusan dalam menghadapi risiko terancamnya keamanan informasi di Indonesia, hal itu terbukti dengan penyelenggaraan kegiatan Wreck-IT secara rutin. Adapun pada tahun ini, Bank Sinarmas menggelar Wreck-IT 2.0 dengan mengusung tema 'Exploiting the Cyber, Catching the Vulnerabilities, Securing the State'.

Direktur Utama Bank Sinarmas Frenky Tirtowijoyo mengatakan, pihaknya menyadari semakin pesat perkembangan teknologi informasi saat ini membuat semakin tinggi pula ancaman resiko keamanan informasi yang akan terjadi khususnya di bidang transaksi yang bermedia internet. Untuk itu Bank Sinarmas bersinergi bersama Politeknik Siber dan Sandi Negara memberikan edukasi mengenai keamanan siber di era perkembangan teknologi dan internet yang semakin pesat, dengan harapan kita semua dibekali dengan ilmu dan pengetahuan tentang teknologi keamanan siber.

"Tak lupa pula hal ini sejalan dengan misi Bank Sinarmas yakni meningkatkan kemampuan Teknologi Informasi (TI) dan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam rangka memberikan layanan terbaik melalui payment system yang lengkap," kata Frenky dalam keterangan tertulisnya, Rabu (23/6).

Direktur Digital Banking Bank Sinarmas Soejanto Soetjijo menambahkan, manajemen risiko dalam industri jasa keuangan seperti cyber security memang sangat penting dan suatu keharusan karena bagian dari risiko IT.

"Dari sisi Bank Sinarmas, karena ini sangat penting makanya kita bangun unit kerja sendiri dengan orang-orang khusus yang latar belakang pendidikannya di IT security. Dan dalam melindungi data itu kami miliki framework security yang dibantu konsultan internasional. Kami sudah miliki framework, sudah diaudit dan nilainya melebihi rata-rata di industri jasa keuangan," jelas Soejanto.

Sama seperti sebelumnya, Wreck-IT terdiri dari dua rangkaian acara, yaitu CTF (Capture The Flag) Competition dan webinar yang akan mengundang para ahli di bidangnya. Wreck-IT diadakan sebagai salah satu wujud upaya Pemerintah melalui sinergi dengan Politeknik Siber dan Sandi Negara bersama Bank Sinarmas untuk memberikan edukasi mengenai keamanan siber di era perkembangan teknologi dan internet yang semakin pesat.

Kompetisi CTF yang berbasis pwnlab, diselenggarakan secara daring dan diikuti oleh peserta yang berasal dari berbagai daerah. Tujuan diadakannya kompetisi CTF ini sebagai salah satu rangkaian acara inti Wreck-IT 2.0 adalah untuk memperkenalkan secara lebih luas mengenai masalah-masalah keamanan yang timbul dikarenakan kerawanan sistem dalam bentuk challenge-challenge dalam CTF. Harapannya juga, CTF bisa menjadi salah satu sarana yang menyenangkan untuk belajar mengenai keamanan siber dan informasi.

Selanjutnya, juga ada webinar dan diskusi panelis yang dapat diikuti oleh masyarakat umum, di mana peserta dapat berdiskusi secara interaktif kepada para pembicara yang hadir. Webinar sesi pertama akan membawakan topik 'Kubernetes in a Nutshell: Vulnerabilities, Security, and Pentesting', yang mengundang Giri Kuncoro, Software Engineer at Gojek, sebagai pembicara.

Adapun untuk sesi kedua akan mengundang Faisal Yahya (Country Manager Indonesia Vantage Point Security), Stya Putra Pratama (Sr. Security Architect at Technology Company), dan Anggi Rifa Pradana (Security Assessment Analyst & Bug Hunter) sebagai pembicara, dengan bahasan topik 'The Effectiveness of Threat Hunting in The Bug Bounty Program to Protect The Country'. Webinar ini juga akan dihadiri oleh Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Letnan Jenderal TNI (Purn) Hinsa Siburian, yang akan menjadi Keynote Speaker di akhir sesi acara.

Editor : Aris Cahyadi (aris_cahyadi@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN