Menu
Sign in
@ Contact
Search
Chief Technology Officer (CTO) Angus Kong dan Head of Data & AI Seong Per Lee di Fazz. ( Foto: Istimewa )

Chief Technology Officer (CTO) Angus Kong dan Head of Data & AI Seong Per Lee di Fazz. ( Foto: Istimewa )

Eks Petinggi Google dan Tokopedia Ditunjuk untuk Pimpin Rebranding Fazz

Minggu, 2 Oktober 2022 | 14:25 WIB
Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Fazz kini punya dua eksekutif senior yang ditunjuk untuk melaksanakan rebranding perusahaan. Adalah Angus Kong sebagai chief technology officer (CTO) dan Seong Per Lee sebagai head of data & AI di Fazz.

Penunjukan tersebut sejalan dengan rencana perusahaan untuk mendorong upaya inovasi dan efisiensi operasional guna mengakselerasi akses keuangan di Asia Tenggara – sebuah wilayah dengan 70% dari populasi orang dewasa yang masih belum memperoleh akses terhadap layanan bank sepenuhnya (underbanked) – walau adanya percepatan digitalisasi selama pandemi.

Baca Juga: Kemitraan Primer & Fazz Mempercepat Adopsi PayNow di Asia Tenggara

Disampaikan dalam siaran pers, Sabtu (1/10) bahwa dengan posisi barunya Angus akan mengawasi data perusahaan dan strategi kecerdasan buatan, serta mengelola perkembangan tim teknologi perusahaan. Pengalamannya lebih dari 11 tahun dalam memimpin proyek terkait kecerdasan buatan, machine learning dan data science dari perusahaan-perusahaan ternama termasuk Appier dan Google mendorong Angus memiliki tujuan utama memimpin transformasi produk-produk Fazz ke dalam ekosistem keuangan digital yang menyediakan akses keuangan bagi bisnis-bisnis dengan berbagai skala di Asia Tenggara.

Posisi Angus sendiri sebelumnya ditempati oleh Victor Liew, yang akan terus mendukung keamanan informasi dan inisiatif terhadap inovasi lainnya.

Baca Juga: Perusahaan Layanan Keuangan Digital Fazz Raih Pendanaan Seri C US$ 100 Juta

Sedangkan, Seong Per sebagai head of data & AI bakal mengoptimalkan model data dan AI perusahaan untuk meningkatkan efisiensi dalam penilaian kredit, otomatisasi proses peminjaman dan laporan pinjaman, serta memperkuat kemampuan deteksi penipuan. Dengan semangat tinggi untuk menerapkan data science ke dalam berbagai wilayah, Seong Per pun mendedikasikan waktunya untuk membangun platform yang memungkinkan produksi model machine learning dalam skala besar – yang memungkinkan penggunaan solusi data science untuk memecahkan masalah di dunia nyata.

Saat di Tokopedia, dia menjabat sebagai data science senior lead di Tokopedia dan berkontribusi dalam pengembangan kebijakan nasional, serta program universitas terkait inovasi dan kewirausahaan.

Baca Juga: KrediFazz Kantongi Izin Usaha dari OJK

“Banyak bisnis di Indonesia dan di sekitar Asia Tenggara yang kesulitan untuk tumbuh akibat arus kas yang terbatas, sebab bank tradisional enggan untuk memberi pinjaman kepada mereka terkait kurangnya data kredit. Sejak bergabung dengan kami, Seong Per telah membantu meningkatkan credit scoring engine kami, dan melalui proses AI dan data science yang telah beliau kembangkan, kami berhasil menyalurkan pinjaman sebesar lebih dari US$ 500 juta untuk bisnis-bisnis tersebut. Inilah komitmen kami dalam mengembangkan akses kredit dan membantu membangun kepercayaan hubungan yang lebih kuat antara pemberi pinjaman dan bisnis-bisnis yang belum memperoleh akses terhadap layanan keuangan sepenuhnya (underserved),” ujar Chief Executive Officer Fazz Hendra Kwik.

Ditambahkan oleh Hendra, di Asia Tenggara, sebanyak 67% ahli industri percaya akses terhadap layanan keuangan masih akan terbatas pada 2025. Namun dengan perkiraan pertumbuhan konsumen digital di Asia Tenggara menjadi 402 juta pada 2027, di mana Indonesia memimpin pertumbuhan ini maka Fazz berada di posisi strategis untuk membantu bisnis dengan berbagai skala dalam meningkatkan layanan digital mereka, sehingga memungkinkan mereka untuk memperoleh manfaat dari pertumbuhan tersebut.

Baca Juga: Layani Masyarakat Unbanked, Payfazz Didukung 700.000 Agen

“Kami percaya diri bahwa kedua senior Fazz di bidang teknologi ini akan membantu kami membangun salah satu organisasi berbasis teknologi terbaik di kawasan ini, dengan memanfaatkan praktik terbaik dari organisasi teknologi terkemuka di dunia dari Silicon Valley. Secara khusus, dengan posisi sebelumnya sebagai pimpinan di Google, Angus akan memimpin pengembangan sistem operasi keuangan all-in-one untuk pengguna kami, yang mudah digunakan dan dapat diakses oleh semua bisnis di Asia Tenggara, mulai dari warung, startup, aset digital dan kripto, serta perusahaan-perusahaan dalam daftar Fortune 500. Pemanfaatan perkembangan terbaru dalam AI dan machine learning akan membantu bisnis-bisnis di kawasan ini, yang masih mengandalkan pemberi pinjaman dan institusi keuangan tradisional dengan cara yang konvensional untuk dapat memperoleh manfaat dari peluang yang ada dan tumbuh dengan potensi penuh mereka,” demikian pemaparannya.

Sebagai informasi, Fazz baru-baru ini melakukan rebranding, yang meliputi Fazz Agen – aplikasi keuangan berbasis agen yang melayani usaha mikro dan kecil di Indonesia serta memberikan kemudahan akses pembayaran, pembelian grosir, dan permodalan yang merata; dan Fazz Business, akun bisnis yang membantu perusahaan dengan berbagai sekala di Asia Tenggara untuk membangun, menjalankan dan mengembangkan bisnis mereka di seluruh kawasan ini.

Baca Juga: Bentuk FFG, PAYFAZZ Investasikan US$ 30 Juta ke Perusahaan Singapura

Fazz awalnya dikenal sebagai Fazz Financial Group, penggabungan antara Payfazz asal Indonesia dan Xfers asal Singapura pada Maret 2021. Sebagai bagian dari rencana pertumbuhan perusahaan, Fazz hendak meningkatkan kecerdasan buatan (artificial intelligence) dan kemampuan Machine Learning Operations (MLOps) untuk memberikan layanan yang didukung dengan teknologi canggih bagi pengguna mereka. Dengan penunjukan eksekutif senior yang memiliki pengalaman global dan regiona, diharapkan keduanya akan membantu mempercepat proses pertumbuhan tersebut.

Hingga saat ini, Fazz telah melayani lebih dari 12 juta pengguna (end-users) dan memiliki lebih dari 300,000 agen terdaftar di Indonesia dan Singapura. Perusahaan ini juga memegang lisensi terbesar di Asia Tenggara untuk e-money, penerimaan pembayaran, transfer, peminjaman, perbankan dan layanan kartu. Hingga kini, pelanggan Fazz tersebar di Singapura dan Indonesia, termasuk raksasa e-commerce, Blibli.com dan Bukalapak; perusahaan perbankan bisnis digital, Aspire; perusahaan software, PT Lingkar Niaga Solusindo (Sirclo); dan perusahaan logistik dan rantai pasokan B2B, Kargo Technologies.

Editor : Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com