Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
ATM Standard Chartered. Foto ilustrasi: IST

ATM Standard Chartered. Foto ilustrasi: IST

Gandeng Bukalapak, Stanchart akan Rilis Layanan Bank Digital

Minggu, 13 Juni 2021 | 10:22 WIB
Nida Sahara ( nida.sahara@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id  - Indonesia tengah diramaikan hadirnya bank digital, kali ini Standard Chartered Bank Indonesia (SCB) dan Bukalapak melanjutkan kemitraan dengan meluncurkan aplikasi layanan perbankan digital baru. Aplikasi yang memungkinkan para pengguna melakukan proses onboarding yang sepenuhnya digital dan tanpa verifikasi tatap muka.

Selayaknya produk perbankan lainnya, aplikasi tersebut telah mendapat persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Namun masih menunggu persetujuan dari Bank Indonesia (BI).

Proses KYC (Know Your Customer) akan sepenuhnya menggunakan teknologi keamanan dan otomatisasi yang canggih, serta mendayagunakan kecerdasan artifisial (artificial intelligence/AI), pengenalan biometrik wajah dan validasi E-KTP. Sehingga membuka rekening di aplikasi ini dilakukan sepenuhnya berbasis teknologi terkini.

Ilustrasi transaksi pelapak Bukalapak. (IST)
Ilustrasi transaksi pelapak Bukalapak. (IST)

Kerja sama tersebut menjadikan solusi finansial baru ini sebagai salah satu layanan perbankan digital pertama di Indonesia yang memanfaatkan ekosistem e-commerce untuk memberikan layanan perbankan yang lebih inklusif dan menyeluruh bagi setiap masyarakat, terutama untuk masyarakat di luar kota-kota besar di Indonesia, yang membutuhkan akses cepat dan mudah ke layanan perbankan.

Nantinya, dana yang disetorkan ke aplikasi layanan perbankan digital baru ini akan dikelola oleh SCB sesuai dengan peraturan perbankan yang berlaku dan sejalan dengan tata kelola perusahaan yang baik.

Cluster CEO, Indonesia & ASEAN Markets (Australia, Brunei, Filipina) Standard Chartered Andrew Chia mengatakan, posisi strategis dan pentingnya Indonesia di kawasan ini meyakinkan Standard Chartered memilih Indonesia sebagai lokasi pertama untuk meluncurkan teknologi baru nexus by Standard Chartered, layanan Banking-as-a-Service.

"Dengan bermitra bersama Bukalapak, kami menciptakan solusi finansial untuk memberikan pengalaman transformatif yang berfokus pada nasabah, yang membawa konsep perbankan konvensional namun diadaptasikan ke dunia digital yang serba terkoneksi, dengan tetap menjalankan sistem pengamanan Bank untuk melindungi kerahasiaan data nasabah," kata Andrew dalam keterangannya pekan ini.

Aplikasi mobile tersebut nantinya adalah perpanjangan layanan finansial yang ditawarkan di platform Bukalapak dan didukung oleh SCB. Solusi finansial ini akan tersedia di Google Play Store dan App Store untuk publik Indonesia dalam waktu dekat.

Keamanan menjadi salah satu prioritas aplikasi ini yang menggunakan teknologi nexus, solusi Banking-as-a-Service (BaaS) dari Stanchart. Nexus by Standard Chartered mengaplikasikan pendekatan pertahanan berlapis untuk mengamankan layanan ini dari beragam ancaman dan serangan siber canggih, yang dapat menargetkan bagian mana pun dalam ekosistem teknologi, mulai dari peniruan identitas nasabah hingga penyusupan perangkat seluler atau infrastruktur sisi server.

Kendali keamanan nexus by Standard Chartered yang andal telah disesuaikan untuk memenuhi persyaratan Bank dan Regulator. Aplikasi mobile layanan perbankan digital baru ini mengimplementasikan enkripsi kelas industri (TLS1.2) untuk mengamankan data sensitif yang dalam transmisi dan yang tersimpan, untuk menjaga data tersebut terhindar dari pengintaian.

Autentikasi multi-faktor dalam bentuk identifikasi perangkat yang kuat dan Soft Token PIN, digunakan untuk menjamin validasi identitas nasabah yang sahih sebelum akses diberikan ke rekening milik nasabah dan ke layanan aplikasi layanan perbankan digital tersebut.

Selain itu, strategi ketahanan dunia maya produk ini mencakup penggunaan layanan pencegahan penolakan layanan dan teknologi komputasi awan yang menawarkan daya dan ketersediaan komputasi yang andal.

Sistem intelijen nexus by Standard Chartered memantau rekening dan transaksi untuk aktivitas mencurigakan selama 24 jam, sehingga para nasabah dapat melakukan transaksi perbankan bersama aplikasi layanan perbankan digital ini dengan tenang dan aman.

"Konsisten dengan yang kami aspirasikan saat pertama memperkenalkan solusi ini tahun lalu, nexus by Standard Chartered akan memampukan SCB untuk secara efektif mengakuisisi dan melayani tidak hanya nasabah-nasabah kalangan menengah ke atas, tapi juga segmen pasar massal di Indonesia. Termasuk mereka yang memiliki keterbatasan dalam mengakses layanan jasa finansial yang terjangkau, Kemitraan unik ini akan berkontribusi dalam meningkatkan inklusi keuangan di Indonesia," tambah dia.

President BukaFinancial & Digital, Victor Lesmana mengungkapkan, solusi finansial baru yang akan diluncurkan ini adalah inovasi layanan perbankan digital terbaru dari nexus by Standard Chartered dan SCB, berkolaborasi dengan Bukalapak sebagai platform yang memungkinkan untuk menjangkau pasar massal di seluruh Indonesia.

"Inovasi ini akan menjadikan layanan perbankan digital ini yang pertama yang menggabungkan manfaat jangkauan platform e-commerce dan Banking-as-a-Service dari lembaga keuangan kelas dunia untuk memberikan akses layanan perbankan digital yang bisa diakses oleh siapa saja termasuk para UMKM, kalangan underbanked dan unbanked yang selama ini sulit mengakses layanan perbankan, dengan sistem keamanan yang canggih dan teknologi yang disesuaikan dengan kebutuhan," imbuh Victor.

Hal ini juga sebagai bagian dari upaya untuk menjembatani kesenjangan literasi keuangan dan membangun inklusi keuangan untuk mendukung terciptanya keadilan ekonomi bagi masyarakat.  

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN