Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Profil perkembangan fintech

Profil perkembangan fintech

Grup Alami Kian Agresif, Akuisisi BPRS

Senin, 17 Mei 2021 | 18:36 WIB
Prisma Ardianto (prisma.ardianto@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id – Grup Alami mengumumkan telah merampungkan proses akuisisi terhadap sebuah Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPRS) yang berlokasi di Jakarta. PT Alami Fintek Sharia sebagai salah satu entitas anak pun mampu mencatatkan pertumbuhan pendana (lender) hingga 1.000%.

CEO Alami Dima Djani menyampaikan, rencananya perusahan akan memoles BPRS tersebut dengan penerapan teknologi untuk meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan profesionalisme layanannya agar tetap bisa bersaing di tengah disrupsi lembaga keuangan digital yang sudah terjadi sejak beberapa tahun lalu. Proses akuisisi dan penambahan modal akan dilakukan secara bertahap, dan saat ini nilainya sudah mencapai lebih dari Rp 50 miliar.

"Memang jika kebanyakan bank yang mengakuisisi fintek, kami justru lakukan hal sebaliknya. Tapi bagi saya, langkah akuisisi ini bukan latah, tetapi dilakukan untuk turut memajukan industri keuangan syariah di Indonesia. Sekaligus mewujudkan amanah pemerintah agar keuangan syariah lebih mengambil peran dalam inklusi keuangan di Indonesia," ujar Dima melalui keterangannya, Senin (17/5).

Dalam umurnya yang mendekati empat tahun, Alami juga telah menjelma menjadi salah satu fintech p2p lending syariah terdepan di Indonesia. Bahkan, dalam periode tahun kedua pandemi Covid-19 yang menyentuh hampir semua sektor bisnis, kinerja Alami justru melaju kian cepat. Saat ini, kenaikan pendana Alami tumbuh 1.000% dibanding kuartal I-2020.

Pada kuartal-I tahun 2021, Alami juga mencatat penyaluran pendanaan sebesar Rp 200 miliar. Adapun hingga April 2021, Alami telah menyalurkan lebih dari Rp 600 miliar kepada ribuan UMKM di seluruh Indonesia dari sekitar 40 ribu pendana terdaftar di aplikasi Alami pada sistem operasi selular iOS dan Android.

Dima mengatakan, penyaluran pinjaman diikuti dengan kualitas rasio pembiayaan bermasalah (non performing financing/NPF) yang saat ini masih 0%. Selain berfokus menjamin adanya penyaluran pembiayaan, Alami fokus berkolaborasi memperluas jangkauannya dengan kolaborasi strategis bersama startup seperti eFishery (sektor perikanan/kelautan) dan BukaPengadaan dari Bukalapak (sektor e-procurement).

Tidak lupa, sambung dia, untuk memperkuat barisan institutional lenders. Alami kini sudah bekerja sama dengan Bank Mandiri Syariah dan Bank BRI Syariah yang kini sudah menjadi Bank Syariah Indonesia, serta BPR Syariah dan tujuh BPR lainnya.

"Masih banyak peluang potensial yang bisa kami eksplorasi, khususnya di sektor BPR/S di daerah. Kunjungan kami terbaru ke Sragen menunjukkan BPR Syariah punya potensi untuk lebih berkembang mengingat jumlah UMKM dari berbagai sektor yang terus naik," ujar Dima.

 

Editor : Hari Gunarto (hari_gunarto@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN