Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Pelaku UMKM Binaan BRI. (ist)

Pelaku UMKM Binaan BRI. (ist)

Hadapi Korona, BRI Siapkan Strategi Lindungi UMKM Indonesia

Thomas E Harefa, Selasa, 24 Maret 2020 | 11:35 WIB

JAKARTA, investor.id – Perkembangan pandemi Corona Virus Disease 19 (Covid-19) yang melanda Indonesia masih terus menjadi perhatian semua elemen, tak terkecuali dunia perbankan. Dalam hal ini, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) melakukan langkah-langkah strategis untuk memetakan sektor-sektor ekonomi dan daerah yang terdampak dari penyebaran Covid-19, terutama usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Penyebaran Covid-19 membuat pemerintah mengimbau masyarakat untuk menerapkan social distancing atau mengurangi jumlah aktivitas di luar rumah, interaksi dengan orang lain dan kontak tatap muka langsung, seperti menghindari pergi ke tempat-tempat yang ramai dikunjungi seperti pasar ataupun toko swalayan.

Kondisi seperti ini turut memberi tekanan kepada sektor UMKM yang kegiatan usahanya mayoritas masih menggunakan pola konvensional/interaksi jual beli tatap muka.

Mengantisipasi kondisi tersebut, Corporate Secretary BRI Amam Sukriyanto menyampaikan perseroan telah melakukan langkah-langkah strategis dalam rangka memetakan sektor-sektor ekonomi dan daerah yang terdampak dari penyebaran Covid-19.

“BRI juga melaksanakan serangkaian skenario mulai strest test hingga melakukan selektif ekspansi untuk meningkatkan risk awareness jajaran bisnis,” jelas dia dalam siaran pers, Selasa (24/3/2020).

Untuk menjaga kualitas kredit, BRI menyambut baik kebijakan relaksasi stimulus perekonomian yang dikeluarkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada hari Kamis (19/03). Sebagai tindak lanjut, BRI sudah menyiapkan beberapa mekanisme khusus, seperti relaksasi restrukturisasi dan relaksasi kebijakan kredit terdampak wabah Covid-19.

Langkah ini merupakan upaya preventif BRI untuk mengurangi dampak terhadap kinerja debitur yang diperkirakan akan menurun akibat Covid-19, sehingga meningkatkan risiko kredit yang berpotensi mengganggu kinerja perbankan.

Selain itu, pendampingan kepada nasabah UMKM akan terus dilakukan sebagai upaya menjaga kelangsungan usaha. Beberapa jurus yang dilakukan meliputi relaksasi pinjaman berupa rescheduling pembayaran angsuran.

BRI membuka akses pasar untuk membantu penjualan produk nasabah UMKM melalui platform e-commerce seperti halnya Indonesia Mall. Kemudian, konsultasi dan pelatihan manajemen bisnis yang diadakan di 157 Rumah Kreatif BUMN (RKB) kelolaan BRI di seluruh Indonesia serta bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) untuk mendukung operasional bisnis pelaku UMKM.

BRI juga memberikan insentif kepada nasabah mikro, kecil dan ritel dengan menurunkan suku bunga dasar kredit (SBDK) sampai dengan 50 basis poin.

“Langkah ini merupakan bagian dari relaksasi yang diberikan BRI bagi pelaku UMKM di saat-saat yang sulit,” ungkap Amam.

Pada prinsipnya, kata dia, BRI senantiasa tanggap dan siap melakukan countercyclical di tengah tantangan wabah Covid-19 dengan berbagai kebijakan relaksasi maupun upaya menjaga kelangsungan usaha dari setiap nasabah UMKM BRI.

“Selanjutnya, kami terus berupaya melaksanakan prudential banking dan tetap melakukan ekspansi bisnis yang sehat secara selective growth,” jelas Amam.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN