Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Logo PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (Tugu Insurance).

Logo PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (Tugu Insurance).

Hadapi Tantangan Pandemi, Tugu Insurance Catat Laba Sebesar Rp 271 Miliar

Rabu, 5 Mei 2021 | 13:00 WIB
Windarto

Jakarta, Investor.id – PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (Tugu Insurance) mencatatkan laba tahun berjalan sebesar Rp 271 miliar. Capaian laba ini memang menurun bila dibandingkan dengan perolehan tahun sebelumnya. Pandemi Covid-19 yang berjangkit secara global turut pula menekan ekonomi dan bisnis asuransi di Indonesia.

Disampaikan Direktur Pemasaran Asuransi Minyak dan Gas Bumi Tugu Insurance Budi P Amir, tahun 2020 merupakan tahun yang penuh tantangan. Pandemi Covid-19, pelemahan ekonomi, bencana banjir di awal tahun, penurunan ICP (Indonesia Crude Price), penurunan harga properti serta pelemahan pasar saham menjadi kontributor utama terjadinya penurunan laba Tugu Insurance.

“Sejak terjadinya pandemi, Tugu Insurance terus melakukan improvement dalam proses bisnisnya terutama dengan melakukan implementasi teknologi untuk memastikan agar produk dan layanan yang diberikan bisa tetap terjaga dan tidak terjadi penurunan kualitas. Kami percaya nilai ini akan menjadi pertimbangan bagi pelanggan baik individu maupun korporat di masa yang akan datang dalam memilih produk asuransi.” imbuh Budi.

Total pendapatan konsolidasi Tugu Insurance menurun 14,88% dibandingkan perolehan tahun 2019, dari Rp 2,89 triliun menjadi RP 2,46 triliun. Penurunan ini seiring pula dengan penurunan beban konsolidasi sebesar 6,21% menjadi Rp 2,12 triliun, salah satunya karena efektivitas dan efisiensi proses yang dilakukan Tugu Insurance. Sementara laba per saham yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk dasar dan dilusian juga turun menjadi Rp 149 per saham dari tahun sebelumnya sebesar Rp 258 per saham.

Aset terkoreksi dari Rp 20,73 triliun menjadi Rp 19,46 triliun. Penurunan ini terutama dari aset reasuransi karena penyelesaian sejumlah klaim besar di tahun 2020, yang juga tercermin dari penurunan liabilitas perusahaan dari RP 12,46 triliun menjadi Rp 11,00 triliun. Namun, dari total ekuitas justru mengalami kenaikan menjadi Rp 8,46 triliun dari sebesar Rp. 8,27 triliun.

Secara kesehatan keuangan, yang diukur dari rasio solvabilitas (RBC), Tugu Insurance memiliki rasio solvabilitas yang kuat yakni di angka 427,68%, turun sedikit dari 434,31% di tahun 2019, jauh lebih tinggi di atas ketentuan yang dipersyaratkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebesar 120%.

Di tahun 2020, Tugu Insurance berhasil mempertahankan peringkat internasional dari AM Best selama 5 tahun berturut-turut dengan nilai Financial Strength Rating “A- (excellent)”dan Long Term Issuer Credit Rating “a-“ serta berhasil meningkatkan outlooknya ke “stable”. Lembaga pemeringkat tersebut menilai Tugu Insurance berhasil mempertahankan kinerja yang positif. Selain itu Tugu Insurance juga mendapatkan berbagai penghargaan dari lembaga riset independen serta media seperti, “Golden Thropy” dan predikat “Excellent” dari Infobank, “Best Insurance Company”dari Berita Satu dan Majalah Investor, “Best General Insurance 2020”dari Media Asuransi dan berbagai media lainnya.

Editor : Maswin (maswin@investor.co.id )

Sumber : Majalah Investor

BAGIKAN