Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
CEO & Co-Founder Julo Adrianus Hitijahubessy dalam webinar

CEO & Co-Founder Julo Adrianus Hitijahubessy dalam webinar "Akselerasi Inklusi Keuangan Digital untuk Mendorong Pemulihan Ekonomi Nasional" yang digelar Majalah Investor dan Beritasatu Media Holdings (BSMH) bekerja sama dengan Julo, Kamis 7 April 2022.(BSMH/Herman)

Hampir Rp 300 Triliun, JULO Ungkap Pendorong Naiknya Pinjaman P2P Lending

Jumat, 8 April 2022 | 05:55 WIB
Indah AP (redaksi@investor.id)
JAKARTA, investor.id - Rendahnya penetrasi kredit khususnya kartu kredit di Indonesia disebut menjadi salah satu faktor pendorong bertumbuhnya industri Pree to Peer (P2P) Lending di Tanah Air.
 
CEO & Co-Founder JULO Adrianus Hitijahubessy mengatakan, perkembangan P2P Lending di Indonesia dalam beberapa tahun ini mengalami peningkatan pesat, baik dari jumlah pinjaman maupun akumulasi penyaluran pinjaman. 
 
"Sejak tahun 2019 sampai 2021 jumlah borrower (peminjam) di Indonesia mengalami kenaikan dua kali lipat setiap tahunnya," kata  Adrianus Hitijahubessy dalam Acara Webinar yang digelar berkat kerja sama majalah Investor dengan JULO bertema "Akselerasi Inklusi Keuangan Digital Untuk Mendorong Pemulihan Ekonomi Nasional pada Kamis (7/4/2022). 
 
Adrianus menambahkan selain itu, akumulasi penyaluran pinjaman di industri juga mengalami kenaikan dua kali lipat. "Penyaluran kredit pada tahun 2019 tercatat sebesar Rp 81,49 triliun, di tahun 2020 naik menjadi Rp 155,9 triliun dan pada tahun 2021 naik menjadi Rp 295,8 triliun," jelasnya.
 
Disamping itu, menurut dia pandemi COVID-19 yang terjadi sejak tahun 2020 hingga saat ini menjadi opportunity bagi industri P2P Lending di Indonesia. 
 
Dikatakan, saat ini total platform P2P Lending yang berizin di Indonesia sebanyak 102 platform. "Keberadaan platform-platform P2P Lending inilah yang mendorong perkembangan industri," papar Adrianus. Menurutnya platform-platform ini telah mengambil "pieces of the pie" yang masih sangat besar. 
 
Julo adalah perusahaan finansial teknologi inovatif karya anak bangsa yang merevolusi akses produk keuangan untuk jutaan masyarakat Indonesia. Tujuan JULO adalah memberdayakan masyarakat Indonesia agar mampu mencapai kondisi keuangan yang stabil sehingga kualitas hidup meningkat.
 
Aplikasi JULO telah didownload sebanyak 8 juta di Play Store. Saat ini jumlah customer yang sudah mendapatkan kredit JULO sekitar 1 juta orang dengan total penyaluran kredit/pinjaman mencapai Rp 5 triliun. 

Editor : Mashud Toarik (mashud_toarik@investor.co.id)

Sumber : Majalah Investor

BAGIKAN