Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Head of Corporate Communications OVO Harumi Supit

Head of Corporate Communications OVO Harumi Supit

Harumi Supit: Yang Dicabut Izinnya Bukan OVO Perusahaan Uang Elektronik

Rabu, 10 November 2021 | 10:05 WIB
Abdul Muslim (abdul_muslim@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - PT Visionet Internasional, perusahaan dan pemilik merek OVO sebagai uang elektronik, menegaskan bahwa OVO Finance Indonesia (OFI), perusahaan multi finance, yang dicabut izinya oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tidak ada kaitan dan tidak pernah menjadi bagian dari kelompok usahanya.

OFI adalah perusahaan multi finance yang tidak ada kaitan sama sekali dan tidak pernah menjadi bagian dari kelompok perusahaan uang elektronik OVO (PT Visionet Internasional) yang mendapatkan izin resmi dari Bank Indonesia. Hanya saja, sejak awal pendiriannya, OFI juga menggunakan nama OVO,” ujar Head of Public Relations OVO Harumi Supit, dalam keterangannya, Rabu (10/11).

Dia pun menyampaikan, hingga sekarang, semua operasional dan layanan uang elektronik OVO dan perusahaan-perusahaan di bawah OVO Group (PT Visionet Internasional) tetap berlangsung seperti biasa, normal, dan tidak ada masalah sama sekali. 

“Oleh karena itu, pencabutan izin OFI oleh OJK tersebut tidak ada kaitannya sama sekali dengan semua lini bisnis di kelompok usaha uang elektronik OVO,” tuturnya.

Sebagai platform digital pembayaran dan layanan keuangan terdepan di Indonesia, OVO terus berupaya untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan keuangan melalui produk dan layanan yang nyaman, aman, dan terjangkau.

Merangkul lebih dari 1 juta merchant QRIS di 430+ kota dan kabupaten, aplikasi OVO saat ini dapat digunakan untuk mengakses pembayaran, transfer, top up dan tarik dana, serta layanan asuransi, investasi, dan pinjaman di seluruh penjutu Nusantara.

Kabar OFI

Seperti dikabarkan, OJK telah memutuskan untuk mencabut izin usaha PT OVO Finance Indonesia (OFI) melalui Keputusan Dewan Komisioner OJK Nomor KEP-110/D.05/2021 tanggal 19 Oktober 2021.

Laman OJK menyebutkan, pencabutan izin usaha PT OVO Finance Indonesia mulai berlaku sejak Surat Keputusan Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan pada tanggal ditetapkan.

"Dengan telah dicabutnya izin usaha dimaksud, perusahaan dilarang melakukan kegiatan usaha di bidang perusahaan pembiayaan," ungkap keterangan OJK yang ditandatangani Kepala Departemen Pengawasan IKNB 1A selaku Plh Deputi Komisioner Pengawas IKNB I itu.


 

Editor : Abdul Muslim (abdul_muslim@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN