Menu
Sign in
@ Contact
Search
Logo Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank

Logo Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank

Hingga Agustus, LPEI Biayai 224 UMKM Berorientasi Ekspor

Jumat, 9 September 2022 | 21:16 WIB
Aris Cahyadi (aris_cahyadi@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) mencatat, hingga Agustus 2022 telah menyalurkan pembiayaan pada 224 pelaku usaha khususnya usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang berorientasi ekspor.

Kepala Divisi Jasa Konsultasi LPEI Gerald S Grisanto mengatakan, pihaknya berkomitmen untuk meningkatkan kapasitas UMKM menembus pasar ekspor dengan layanan satu pintu mulai dari pelatihan, pendampingan, pembiayaan dan asuransi.

“Dengan seluruh layanan tersebut diharapkan para pelaku UMKM nasional bisa bersaing di pasar global,” ujar Gerald dalam keterangan tertulisnya, dikutip Jumat, (9/9/2022).

Dia menegaskan, LPEI juga turut serta mendukung upaya pemerintah melalui program Pemulihan Ekonomi Nasional melalui layanan finansial dan non finansial kepada pelaku UMKM berorientasi ekspor.

Langkah LPEI juga mempermudah UMKM memperluas pasar ekspor melalui kegiatan business matching sebanyak lima kali berkolaborasi dengan FTA Center-Export Center kementerian perdagangan di Canberra Australia, Jeddah Arab Saudi, Lagos Nigeria, Busan Korea Selatan, dan London Inggris.

Menurut Gerald, sebagai negara yang kaya dengan sumber daya alam, Indonesia memiliki potensi ekspor yang besar. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik, total ekspor Indonesia tahun 2021 mencapai US$ 231,6 miliar, naik 41,92% dibandingkan periode yang sama pada 2020 sebesar US$ 163,2 miliar.

Sementara itu, secara kumulatif Januari-Juli 2022, total ekspor Indonesia berhasil menembus US$ 166,7 miliar atau tumbuh 36,3% secara year on year (yoy).

Tiga provinsi yang memberikan sumbangan terbesar terhadap ekspor nasional pada Januari-Juli 2022 adalah Jawa Barat (US4 22,53 miliar atau setara 13,52%), Kalimantan Timur (US4 19,67 miliar atau setara 11,80%) dan Jawa Timur (US4 14,86 miliar atau setara 8,92%). 

Komoditas utama yang paling banyak diekspor Kalimantan Timur selama Januari-Juli 2022 adalah bahan bakar mineral, diikuti oleh lemak dan minyak hewan/nabati, pupuk, bahan kimia anorganik serta aneka produk kimia.

Adapun dari sisi negara tujuan utama, ekspor nonmigas Kalimantan Timur selama Januari-Juli 2022 sebagian besar ditujukan ke Tiongkok, India, Filipina, Jepang, dan Malaysia.

Editor : Aris Cahyadi (aris_cahyadi@investor.co.id)

Sumber : PR

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com