Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
OJK. Foto: id.wikipedia

OJK. Foto: id.wikipedia

Implementasi IFRS 17 Dorong Laporan Keuangan Asuransi Lebih Transparan

Nida Sahara, Kamis, 18 Juli 2019 | 22:13 WIB

JAKARTA, investor.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai implementasi Standar Pelaporan Keuangan Internasional (International Financial Reporting Standards/IFRS) 17 bagi industri asuransi merupakan komitmen yang harus diterapkan. Hal tersebut perlu dilakukan supaya ke depan, industri asuransi terbiasa melaporkan keuangannya dan menjadi lebih transparan.

"Sebetulnya IFRS ini ada yang bilang akan menelanjangi, atau bisa buat lebih transparan. Tapi ini suatu hal yang telah menjadi komitmen, mau tidak mau harus kita terima. Kita siapkan diri dengan baik, kalau sudah terbiasa jadi tidak kaget," kata Deputi Komisioner Pengawas Industri Keuangan Non Bank II OJK Moch Ihsanuddin dalam sambutannya pada Penganugerahan Asuransi Terbaik 2019 versi Majalah Investor di Jakarta, Kamis (18/7/2019) malam.

Dia menambahkan, bagi industri asuransi jiwa, terdapat banyak produk terutama unit link yang jika diterapkan IFRS 17 akan membuat pelaku kage,t karena perlu menjabarkan lebih dalam laporan keuangannya.

Meski demikian, hingga saat ini pelaku asuransi juga menyebut belum siap untuk menerapkan aturan standar akuntansi baru IFRS 17 tersebut. Selain pelaku asuransi, penerapan IFRS akan mempengaruhi OJK. "Bukan hanya ke pelaku, tapi OJK juga ikut terkena dampak dari penerapan IFRS, semua juga akan kena dampaknya," ujar Ihsanuddin.

IFRS 17 merupakan standar akuntansi keuangan yang dikeluarkan untuk mengatur perlakuan akuntansi yang disepakati secara internasional untuk kontrak-kontrak asuransi. IFRS 17 ini menggantikan IFRS 4 yang sudah ada sejak tahun 2004. Namun, dapat dikatakan IFRS 17 adalah standar internasional pertama yang ada untuk akuntansi kontrak asuransi karena IFRS 4 adalah standar interim yang masih membolehkan variasi pencatatan akuntansi yang berbeda-beda.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA