Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
ADRIAN GUNADI,  Co-Founder & CEO Investree. Foto: Investor Daily/EMRAL

ADRIAN GUNADI, Co-Founder & CEO Investree. Foto: Investor Daily/EMRAL

Investree Raih Pendanaan Seri C Mencapai US$ 23,5 Juta

Prisma Ardianto, (elgor)  Kamis, 9 April 2020 | 06:09 WIB

JAKARTA, investor.id - Penyelenggara fintech p2p lending PT Investree Radika Jaya (Investree) meraih pendanaan seri C tahap pertama sebesar US$ 23,5 juta. Dana tersebut untuk memperkuat aktivitas bisnis di Indonesia, Thailand, dan Filipina.

Pendanaan kali ini dipimpin oleh MUIP, yang merupakan perpanjangan tangan dari Mitsubishi UFJ Financial Group Inc (MUFG) dan BRI Venture. Pendanaan seri C tahap pertama itu turut melibatkan investor eksisting dari pendanaan sebelumnya yakni SBI Holding (Jepang) dan 9F Group (Tiongkok).

"Ekspektasi dari pendanaan ini untuk memperkuat permodalan, tidak hanya untuk di Indonesia tapi di Asia Tenggara. Ini sudah kami selesaikan akhir Maret, nilainya mencapai US$ 23,5 juta," kata Co Founder & CEO Investree Adrian Gunadi melalui video conference, Rabu (8/4).

Adrian menyampaikan, pihaknya sangat bersyukur bisa menyelesaikan proses pendanaan itu di tengah kondisi volatil karena pandemi virus corona (Covid-19). Kendati demikian, saat ini waktu yang tepat untuk mengumumkan hal tersebut dan berupaya bisa terus agresif.

Menurut dia, kolaborasi bersama MUFG yang juga melibatkan PT Bank Danamon Tbk, serta BRI Venture sebagai perpanjangan tangan BRI itu bisa merangsek lebih dalam guna menyelesaikan inklusi keuangan di Indonesia. Kolaborasi langsung dengan MUFG sendiri erat kaitannya dengan ekpansi perseroan di Asia Tenggara, yakni di Thailand dan Filipina.

"Ini kolaborasi yang sanagt strategis antara bank dan fintech p2p lending. Ini juga menjadi komitmen bagaimana kita bersama-sama mendukung UKM di Indonesia dan Asia Tenggara. Apalagi kondisi saat ini sangat menantang, khususnya terkait modal kerja," ujar Adrian.

Sementara itu, President & CEO MUFG Innovation Partner (MUIP) Nobutake Suzuki menilai, bahwa Asia Tenggara merupakan wilayah yang sangat potensial untuk digarap bagi bisnis fintech p2p lending. Dia meyakini, Investree sendiri memiliki masa depan yang baik dan masih bisa untuk terus berkembang.

"Investasi yang diberikan MUFG merupakan bentuk kepercayaan dari peforma investree. Ini juga menjaidi dukungan kepada UKM di Indonesia dan Asia Tenggara," tandas dia.

Di sisi lain, CEO BRI Venture Nicko Widjaja mengemukakan, pihaknya telah mendengar banyak mengenai pencapaian Investree sejak 2017. Pihaknya juga melihat banyak peluang dari segmen underserved yang bisa Investree layani.

"Kalau dari BRI, kami melihat ada segmen yang underserved yang bisa diisi perusahaaan fintech ini. Kami suka sekalai pada investree yang juga men-cover segmen ekonomi kreatif," tutup Nicko.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN