Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ilustrasi Bank Neo Commerce. (ist)

Ilustrasi Bank Neo Commerce. (ist)

Jadi Bank Digital, BNC Gaet Tiga Raksasa Teknologi

Selasa, 9 Maret 2021 | 22:39 WIB
Harso Kurniawan (harso@investor.co.id)

JAKARTA, Investor.id - PT Bank Neo Commerce Tbk (BNC) menggandeng tiga raksasa teknologi dunia untuk bertransformasi menjadi bank digital. Mereka adalah Huawei, Tencent Cloud, dan Sunline.

Direrktur Utama BNC Tjandra Gunawan menuturkan, bank digital berasal dari kata tech bank atau neo bank, yaitu yang berbasis teknologi. Bank digital menjalankan proses perbankan dari awal sampai akhir dengan menggunakan teknologi.

“Dalam kasus ini, BNC tidak setengah-setengah melakukan transformasi digital, yaitu dengan bekerja sama dengan perusahaan teknologi terbaik, yaitu Huawei, Tencent Cloud, dan Sunline,” kata dia, belum lama ini.

Menurut dia, proses onboarding perbankan BNC akan menjadi pengalaman berbeda bagi nasabah dan calon nasabah. Saat ini, emiten berkode saham BBYB itu menyiapkan aplikasi mobile bernama Neo+ yang rencananya diluncurkan akhir Maret 2021, sambil menunggu proses persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait proses pembukaan rekening daring.

“Nantinya. proses onboarding akan fully digital, termasuk penerapan e-know your customer (e-KYC) melalui proses biometrik. BNC saat ini memang masih memberikan kartu, namun kedepan, kami akan berinovasi dengan virtual card yang langsung terintegrasi dengan Neo+,” tegas dia.

Dia menambahkan, perbedaan bank konvensional dan bank digital terletak pada teknologi, yaitu di platform, sedangkan prinsip bisnis tetap sama. Itu artinya, jika terjadi kelalaian dari pihak bank yang dapat dibuktikan secara legal, tentunya baik bank konvensional ataupun bank digital akan bertanggung jawab menyelesaikannya.

“Di bank konvensional, masih terdapat sentuhan manual (human intervention), berbeda dengan bank digital yang semua sudah tersistem dengan teknologi informasi yang penuh perbaikan,” kata dia.

Dia memastikan, faktor keamanan akan menjadi fokus paling utama NBC. Sebab, saat sebuah bank bertransformasi menjadi bank digital, keamanan digital menjadi poin kunci untuk memastikan keamanan dan kenyamanan nasabah.

Di sisi lain, BNC menggelar rights issue keempat Maret 2021 untuk mengejar modal Rp 2 triliun tahun ini. Tahun depan, perseroan sudah memiliki rencana untuk memenuhi tambahan modal inti menjadi Rp 3 triliun.

 

Editor : Harso Kurniawan (harso@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN