Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Imaduddin Sahabat, Direktur Departemen Pengelolaan Uang Bank Indonesia (BI)
dalam diskusi Zooming with Primus - Kesiapan Bank Sambut Lebaran, Live di BeritasatuTV, Kamis (6/5/2021). Sumber: BSTV

Imaduddin Sahabat, Direktur Departemen Pengelolaan Uang Bank Indonesia (BI) dalam diskusi Zooming with Primus - Kesiapan Bank Sambut Lebaran, Live di BeritasatuTV, Kamis (6/5/2021). Sumber: BSTV

Jelang Lebaran, Penarikan Uang Kartal oleh Perbankan Sudah Rp 99 Triliun

Kamis, 6 Mei 2021 | 14:22 WIB
Herman

JAKARTA, investor.id  - Untuk memenuhi kebutuhan uang rupiah pada periode Ramadan dan Idulfitri tahun 2021, Bank Indonesia (BI) pada tahun ini telah menyiapkan uang kartal sebanyak Rp 152,14 triliun. Angka ini lebih tinggi sekitar 39,33% dibandingkan realisasi penarikan perbankan di periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp 109,20 triliun.

Direktur Departemen Pengelola Uang Bank Indonesia (BI) Imaduddin Sahabat mengungkapkan, per 6 Mei 2021 ini, realisasi penarikan uang kartal oleh perbankan sudah mencapai hampir 65% atau sekitar Rp 99 triliun.

“5 hari lagi menjelang hari raya, ekspektasi kita kemungkinan akan tercapai sampai Rp 152,14 triliun,” kata Imaduddin Sahabat dalam acara Zooming with Primus bertajuk “Kesiapan Bank Sambut Lebaran” yang disiarkan langsung BeritasatuTV, Kamis (6/5/2021).

Zooming with Primus - Kesiapan Bank Sambut Lebaran, Live di BeritasatuTV, Kamis (6/5/2021). Sumber: BSTV
Zooming with Primus - Kesiapan Bank Sambut Lebaran, Live di BeritasatuTV, Kamis (6/5/2021). Sumber: BSTV

Imaduddin menambahkan, penarikan perbankan periode Ramadan dan Idulfitri tahun 2021 didominasi oleh Satker Kas Jabodetabek (Kantor Pusat) sebesar Rp 39,9 triliun, sedangkan penarikan terendah sebesar Rp 0,32 triliun di Satker Kas KPwBI Provinsi Papua Barat.

Terkait adanya kenaikan jumlah uang kartal yang disiapkan Bank Indonesia, menurut Imaduddin hal ini mempertimbangkan sudah mulai adanya peningkatan aktivitas ekonomi yang membuat kebutuhan terhadap uang kartal atau uang tunai meningkat.

“Kenaikan ini mempertimbangkan perkembangan ekonomi dan juga adanya tunjangan hari raya (THR) yang telah diterima oleh pegawai negeri sipil (PNS) maupun karyawan, sehingga kebutuhan uang tunai di masyarakat diprediksi meningkat,” kata Imaduddin.  

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN