Menu
Sign in
@ Contact
Search
KawanCicil membukukan penyaluran kredit hingga Rp 1 triliun per November 2022. (ist)

KawanCicil membukukan penyaluran kredit hingga Rp 1 triliun per November 2022. (ist)

KawanCicil Salurkan Kredit Rp 1 Triliun hingga November 2022

Jumat, 2 Des 2022 | 13:54 WIB
Harso Kurniawan (harso@investor.co.id)

JAKARTA, Investor.id - PT KawanCicil Teknologi Utama, salah satu platform peer to peer (P2P) lending yang berfokus pada supply chain financing membukukan penyaluran kredit hingga Rp 1 triliun per November 2022. Pencapaian angka kredit ini diberikan kepada 9.600 lebih debitur yang tersebar di seluruh Indonesia. 

KawanCicil saat ini hadir dengan model bisnis hybrid mode. Artinya, layanan keuangan ini tidak hanya dibangun dengan kekuatan teknologi, tetapi berkolaborasi dengan sejumlah intellectual capital society berbasis manusia. Penyaluran kredit yang diberikan, adalah pembiayaan modal kerja kepada sejumlah pelaku usaha dalam mengembangkan potensi bisnis, terutama pada peningkatan alur rantai pasok bisnis. 

“Penyaluran kredit yang kami salurkan kuartal IV- 2022 naik  400%, dari Rp 198 miliar ke Rp 663 miliar secara tahunan alias year on year (YoY). Kinerja positif KawanCicil ini akan terus kami tingkatkan seiring dengan peningkatan signifikan pada portofolio yang kami miliki,” ujar Deddy Aidil Sagala, chief executive officer (CEO) KawanCicil, Jumat (2/12/2022). 

Pertumbuhan ini, kata dia, dicapai dari hasil kolaborasi kapabilitas KawanCicil dengan kapasitas sejumlah lembaga keuangan dalam program kemitraan untuk menjangkau lebih banyak calon-calon debitur dengan metode pendekatan ekosistem. Hal ini dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam meningkatkan literasi keuangan di Indonesia. 

Advertisement

“KawanCicil mengerti, pelaku usaha di Indonesia belum sepenuhnya mendapatkan akses keuangan dengan metode konvensional, sehingga kami hadir untuk mengisi celah tersebut, dengan memberikan solusi bagi pelaku usaha yang membutuhkan advisory dan modal kerja dalam jumlah dan waktu yang tepat. Kami harap dengan cara ini, kami dapat berkontribusi dalam pengembangan ekonomi di Indonesia,” tambah Deddy. 

Kemitraan yang dibangun oleh KawanCicil ini juga sejalan dengan komitmen pemerintah. Pada Fintech Summit 2022 lalu, pemerintah optimistis bahwa ekonomi digital di Indonesia memiliki prospek yang sangat baik ke depan dan mencapai US$ 124 miliar tahun 2025. Dalam acara tersebut, pemerintah menegaskan, angka ini dapat direalisasikan dengan besarnya dorongan akselerasi melalui sinergi yang dilakukan oleh seluruh pemangku kepentingan. 

“Atas dasar itu, kami terus memaksimalkan penyaluran pembiayaan modal kerja dengan menggandeng sejumlah mitra guna memberikan kemudahan akses keuangan hingga pelosok daerah. Kami yakin dengan model bisnis yang kami jalankan dan potensi kemitraan yang lebih banyak lagi di tahun 2023, KawanCicil dapat menyajikan pertumbuhan kredit lebih besar di akhir tahun depan,” kata Deddy. 

Sebagai salah satu platform layanan keuangan, KawanCicil telah hadir dan beroperasi di Indonesia sejak tahun 2017, terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 2018 dan sudah mengantongi izin dari OJK pada 17 September 2021 lalu. Penyaluran kredit yang diberikan oleh KawanCicil ini dapat diakses oleh para debitur melalui agen kemitraan yang tersebar di seluruh Indonesia.

Editor : Harso Kurniawan (harso@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com