Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Rivan A Purwantono, Dirut Bank Bukopin Sumber: BSTV

Rivan A Purwantono, Dirut Bank Bukopin Sumber: BSTV

Kookmin Berkomitmen Injeksi Dana Bukopin

Sabtu, 11 Juli 2020 | 14:17 WIB
Nida Sahara ( nida.sahara@investor.co.id) ,Esther Nuky ( esther@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Memasuki ulang tahun emas, Bank Bukopin berhasil makin memikat KB Kookmin Bank, yang dipastikan mengeksekusi hak pada Penawaran Umum Terbatas (PUT) V dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu, sehingga kepemilikan sahamnya naik dari 22% ke minimal 26%.

Bukopin akan melakukan rights issue lagi, sehingga grup perusahaan keuangan terbesar di Korea Selatan itu menguasai minimal 51% saham hingga akhir tahun ini.

Direktur Utama PT Bank Bukopin Tbk Rivan A Purwantono menceritakan, pada laporan tahun buku 2017 yang dirilis tahun 2018, rasio permodalan Bukopin turun ke posisi 10,5% atau di bawah threshold, sehingga sangat membutuhkan tambahan modal.

Oleh karena itu dilakukan PUT IV dan masuklah KB Kookmin sebagai pemegang saham baru terbesar kedua setelah Bosowa. Kemudian, pada PUT V Kookmin kembali berkomitmen untuk menginjeksikan modalnya ke Bukopin.

“Nah, kepemilikan saham Bank Bukopin oleh pemegang saham tidak berubah jika dieksekusi semuanya dalam PUT V. Jadi, besaran kepemilikan Kookmin akan tergantung dari para pemegang saham existing apakah mengeksekusi haknya atau tidak. Bila Bosowa sekarang ambil 23%, maka kepemilikan dia tetap 23%. Untuk Kookmin karena sebagai standby buyer, kalau ada pemegang saham yang tidak ambil haknya, maka diambil Kookmin haknya,” tutur Rivan dalam acara BeritaSatu TV bertajuk Special Dialogue: Tahun Emas Bukopin yang dipandu Direktur Pemberitaan BeritaSatu Media Holdings Primus Dorimulu, Jakarta, Jumat (10/7).

Rivan A Purwantono, Dirut Bank Bukopin dalam perbincangan dengan Direktur Pemberitaan Primus Dorimulu di acara  Special Dialogue Beritasatu TV, Jumat (10/7/2020). Sumber: BSTV
Rivan A Purwantono, Dirut Bank Bukopin dalam perbincangan dengan Direktur Pemberitaan Primus Dorimulu di acara Special Dialogue Beritasatu TV, Jumat (10/7/2020). Sumber: BSTV

OJK selaku regulator perbankan sudah memberikan pernyataan efektif secara resmi aksi korporasi penerbitan saham baru melalui PUT V tersebut pada 30 Juni 2020, yang akan segera dilanjutkan dengan proses penerbitan saham baru dengan skema HMETD atau Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu.

Dalam rights issue, Bank Bukopin ditaksir bakal menghimpun dana Rp 838,80 miliar yang berasal dari penerbitan 4,66 miliar saham dengan harga Rp 180 per saham.

“Yang penting adalah capital intensive, yang punya kapitalisasi untuk siap mengembangkan bank kapan saja. Kita lihat dinamika global, kami perlu melakukan pengembangan fisik dan teknologi yang pasti tidak murah, kalau tidak mampu beli harus punya mitra untuk transfer knowledge (dan modal) supaya digitalisasi bisa kami lakukan. Terkait capital intensive penting, karena KB Kookmin memiliki kemampuan serta memberikan experience yang bagus untuk pelayanan masyarakat,” imbuh Rivan.

Kinerja keuangan Bank Bukopin
Kinerja keuangan Bank Bukopin

Dengan dukungan Grup KB Kookmin yang memiliki aset sekitar Rp 4.500 triliun, maka Bukopin yang sebagian sahamnya masih dimiliki pemerintah RI ini optimistis bakal menjadi market leader di segmen UMKM di Tanah Air.

Selain itu, juga memperkuat segmen kredit perumahan perseroan, mengingat Kookmin kuat di kredit perumahan.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN