Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Kantor Pusat PT Asuransi Jiwasraya (Persero).

Kantor Pusat PT Asuransi Jiwasraya (Persero).

KSP Fasilitasi Pertemuan Nasabah Jiwasraya dan Menteri BUMN

Rabu, 3 Maret 2021 | 16:51 WIB
Prisma Adrianto

JAKARTA, Investor.id - Kantor Staf Kepresidenan (KSP) menerima kunjungan Forum Nasabah Korban Jiwasraya (FNKJ), Selasa (2/3/2021). Hasilnya, KSP berjanji memfasilitasi pertemuan antara FNKJ dan Menteri BUMN serta manajemen PT Asuransi Jiwasraya, khususnya terkait program restrukturisasi polis.

Kunjungan FNKJ itu diterima langsung oleh KSP Moeldoko di di Gedung Bina Graha Jakarta. Selain itu, hadir Deputi III KSP Panutan S. Sulendrakusuma dan Deputi IV KSP Juri Ardiantoro.

Audiensi dengan FKNJ merupakan janji Moeldoko saat menghadiri program KSP Mendengar pada pekan lalu. Saat itu, salah satu perwakilan FKNJ meminta bisa bertemu langsung dengan Moeldoko untuk menyampaikan persoalan 5,3 juta nasabah Jiwasraya.

"Kami akan panggil terlebih dahulu Menteri BUMN dan manajemen Jiwasraya, agar bisa melihat permasalahan ini dari dua sisi. Setelah itu, akan kami pertemukan dengan FKNJ untuk mencari solusi terbaik,” ungkap Moeldoko melalui keterangan tertulis, Rabu (3/3/2021).

Pernyataan Moeldoko itu dijelaskan sebagai salah satu langkah konkret yang bisa dilakukan KSP sesuai tugas dan fungsinya. Terlebih, salah satu permintaan FKNJ dalam audiensi dengan Moeldoko adalah untuk bisa bertemu Menteri BUMN dan manajemen Jiwasraya.

Selai pertemuan dengan Menteri BUMN dan manajemen Jiwasraya, ada beberapa poin yang menjadi permohonan FKNJ. Salah satunya mengenai sosialisasi skema restrukturisasi yang dinilai berbau intimidasi. Seperti disampaikan Ketua FKNJ Ana Rustiana bersama lima perwakilannya.

Ana mengungkapkan, kasus Jiwasraya melibatkan korban sebanyak 5,3 juta nasabah. Dari jumlah itu, sebanyak 80% merupakan nasabah kalangan menengah bawah. Adapun hingga saat ini, Jiwasraya belum bisa menyelesaikan gagal bayar kepada para nasabahnya, terutama dari dua skema yang ditawarkan. “Hingga saat ini tidak dilakukan Jiwasraya," jelas Ana.

Dia menambahkan, para nasabah berharap Jiwasraya tetap hidup dengan sinergi BUMN. Selain itu, nasabah ingin pembayaran manfaat berjalan tiap bulan, seperti manfaat pendidikan, kesehatan dan bulanan pensiunan. FKNJ berharap opsi restrukturisasi yang lebih baik dan solutif dan tidak merugikan nasabah.

Editor : Harso Kurniawan (harso@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN