Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Logo Allianz

Logo Allianz

Kuartal I, Pendapatan Premi Bruto Allianz Life Naik 40%

Selasa, 23 Juni 2020 | 23:44 WIB
Prisma Ardianto (prisma.ardianto@beritasatumedia.com)

JAKARTA,investor.id -- PT Asuransi Allianz Life Indonesia (Allianz Life) membukukan peningkatan pendapatan premi bruto sebesar 40% secara tahunan (year on year/yoy) menjadi sebesar Rp 3,8 triliun. Pencapaian positif itu merupakan kelanjutan dari kinerja yang dicatatkan perseroan pada akhir tahun lalu.

Chief Financial Officer Allianz Life Cui Cui menyampaikan, pertumbuhan pendapatan premi itu didorong peningkatan kanal pemasaran keagenan sebesar 26% (yoy) dan kanal bancassurance sebesar 55% (yoy). Selain kinerja bisnis terus meningkat, perseroan juga tetap menjalankan kewajiban dengan membayarkan klaim dan manfaat.

"Allianz Life Indonesia melanjutkan untuk membayar klaim dan manfaat senilai Rp 2,1 triliun. Komitmen kami dalam melindungi nasabah dan mendukung manfaat yang mereka butuhkan," ujar Cui melalui video conference, Selasa (23/6).

Dia menerangkan, tren positif pada awal 2020 merupakan kelanjutan dari realisasi bisnis tahun buku 2019. Sepanjang tahun itu, perseroan mencatatkan pendapatan premi mencapai Rp 13,2 triliun atau tumbuh sebesar 23,8% (yoy). Adapun kanal keagenan dan bancassurance turut mendongkrak capaian tersebut, dengan peningkatan masing-masing sebesar 33,0% (yoy) dan 20,2% (yoy).

Dari sisi kewajiban, sambung dia, perseroan telah membayarkan klaim dan manfaat mencapai Rp 7,8 triliun atau meningkat 14,2% (yoy). Nilai tersebut mencakup sekitar 262 ribu kasus klaim dari nasabah.

Sampai akhir 2019, rasio risk based capital (RBC) Allianz Life tercatat sebesar 340%, hampir tiga kali lipat dari ketentuan regulator sebesar 120%. "Fundamental finansial yang kuat memungkinkan kami untuk melanjutkan dukungan perlindungan kepada nasabah," Imbuh Cui.

Sementara itu, Country Manager & President Director Allianz Life Indonesia Joos Louwerier mengemukakan, pihaknya sangat menyoroti perkembangan digital dan inovasi, sehingga hal tersebut dilakukan dalam beberapa tahun terakhir di Indonesia. Oleh karena itu, saat ini Allianz Life telah terintegrasi dengan ekosistem digital kepada nasabah dan mitra bisnis.

"Sekarang kami 92% sudah e-submission, pada 2019 sudah submit via elektronik. Kami juga sudah memungkinkan untuk menerbitkan polis dalam waktu 5 menit. Harus dipahami, proses penerbitan polis beberapa tahun lalu butuh 7-9 hari. Sekarang dengan Allianz Discover hanya 5 menit. Sekarang kami berharap issued policy bisa dalam 5 menit," papar dia.

Menurut Joss, inovasi dan pendekatan digital yang telah dilakukan turut menggenjot bisnis perseroan. Salah satunya tercermin dari sebanyak 46% e-policy dari total polis yang sudah disalurkan kepada nasabah. Begitu juga kemudahan pengajuan klaim secara digital yang tersedia melalui Allianz Eazy Connect.

Proyeksi

Di sisi lain, Joos menyatakan, saat ini semua industri menghadapi tantangan yang sama yakni untuk setidaknya mempertahankan prestasi di masa sebelumnya. Kendati demikian, kinerja pada kuartal II-2020 diproyeksi sedikit melambat meski paparan data belum bisa disampaikan.

"Bagaimanapun, kami yakin bisa kembali bangkit, dan harapannya tahun ini Allianz akan tumbuh sebagaimana terlihat pada tahun lalu dan kuartal pertama. Kami tidak ubah target pertumbuhan kami, kami pertahankan target," ungkap Joos.

Dia meyakini, potensi untuk memproteksi masyarakat melalui asuransi masih begitu terbuka karena penetrasi asuransi di Indonesia masih cukup rendah. Kondisi pandemi Covid-19 juga banyak menyadarkan pentingnya untuk memproteksi diri. Pada 2020, pihaknya bakal banyak beralih pada bisnis proteksi kesehatan dan perlindungan diri, ketimbang bisnis yang terkait investasi.

Chief Marketing Office Allianz Life Karin Zulkarnaen menambahkan, pandemi Covid-19 mendorong perseroan untuk semakin komunikatif dengan para nasabah dan calon nasabah. Salah satunya menekankan bahwa segala polis asuransi Allianz turut menyertakan perlindungan atas risiko penyakit Covid-19.

"Pertama strategi marketing yang ubah lebih dekatkan diri kepada nasabah kami. Kami katakan bahwa seluruh produk asuransi Allianz itu cover penyakit Covid-19. Statement ini kami kabarkan terus menerus melalui tenaga pemasaran kami. Melalui semua bisnis partner, dan secara langsung di semua kesempatan baik secara virtual ataupun acara-acara kepada nasabah," ucap Karin.

Untuk strategi kedua, sambung dia, pihaknya mengubah cara interaksi kepada para nasabah. Yakni dengan memanfaatkan infrastruktur digital, baik dalam pemasaran produk, pelayanan klaim, melihat status polis, dan berbagai hal terkait transaksi asuransi lainnya.


 

Editor : Nurjoni (nurjoni@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN