Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Edy Tuhirman, CEO PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia. Foto: Investor Daily/EMRAL

Edy Tuhirman, CEO PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia. Foto: Investor Daily/EMRAL

Kuartal I, Premi Generali Indonesia Tumbuh 11,51%

Rabu, 16 Juni 2021 | 18:28 WIB
Prisma Ardianto (prisma.ardianto@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id - PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia (Generali Indonesia) meraih premi sebesar Rp 878 miliar pada kuartal I-2021, tumbuh 11,51% dibanding periode sama tahun lalu. Pada saat yang sama, perseroan juga telah membayarkan klaim lebih dari Rp 200 miliar.

CEO Generali Indonesia Edy Tuhirman mengungkapkan, pencapaian kinerja positif di awal tahun ini merupakan hasil dari berbagai inovasi dan langkah digitalisasi yang telah dijalankan. Upaya untuk lebih adaptif di tengah situasi pandemi Covid-19 itu pun mampu mendongkrak realisasi produksi premi dan total aset perusahaan.

"Premi kita mencapai Rp 878 miliar di kuartal I-2021. Premi lanjutan kami very strong, atau 101% dibandingkan kuartal sama tahun sebelumnya. Aset juga tumbuh stabil, sekarang sudah Rp 7,7 triliun. Kemudian, komposisi produk sangat bagus antara unit link dan tradisional, yaitu masing-masing 51% dan 49%. Kanal keagenan menjadi distribusi andalan dan berkontribusi 56%," ujar Edy saat konferensi pers secara virtual, Rabu (16/6).

Selain itu, kata dia, perusahaan juga terus berkomitmen membayar klaim lebih dari Rp 200 miliar. Klaim yang dibayarkan terkait Covid-19 sejak awal masa pandemi hingga Mei 2021 telah mencapai Rp 121 miliar terhadap 2.410 nasabah, dengan sebanyak 182 kasus karena meninggal dunia dan 2.228 dirawat di rumah sakit. Adapun penggunaan telemedicine Dokter Leo meningkat 732% (yoy) per Mei 2021.

Edy memaparkan, Generali Indonesia masih tetap fokus mendigitalisasi berbagai layanan untuk merespon perubahan perilaku nasabah, sekalipun pandemi nantinya telah berakhir.

Digitalisasi yang dimaksud akan mendorong para agen agar lebih adaptif untuk ekspansi nasabah di seluruh Indonesia. Di tahun ini perseroan juga akan meramu produk inovatif sesuai dan mendorong nasabah menjadi lebih sehat.

Menurut Edy, hasil positif yang diraih perusahaan pada kuartal I-2021 merupakan kelanjutan dari sejumlah strategi yang berhasil diterapkan pada tahun lalu. Generali Indonesia pada akhir 2020 membukukan laba sebelum pajak sebesar Rp 263,58 miliar atau tumbuh 44,91% (yoy). Aset tercatat sebesar Rp 7,35 triliun atau tumbuh 4,19% (yoy). Sedangkan rasio kecukupan modal (risk based capital/RBC) dijaga menguat di level 475%, atau sekitar 4 kali dari ketentuan minimal sebesar 120%.

Namun demikian, premi Generali Indonesia melambat 3,96% (yoy) menjadi sebesar Rp 2,32 triliun, atau lebih rendah dibandingkan tahun 2019 sebesar Rp 2,42 triliun. Sementara itu portofolio lebih stabil, dengan 97% penjualan produk berfokus pada reguler premium, dan sisanya 3% adalah single premium.

Dalam hal ini, perseroan mencatat renewal premium mampu tumbuh 10% (yoy), dan porsi produk tradisional meningkat menjadi 33%. Selain itu, kontribusi penjualan dari kanal keagenan meningkat menjadi 74% atau lebih dari Rp 1,6 triliun di 2020.

Edy menyampaikan, hasil tersebut membuktikan bahwa kondisi physical distancing bukan menjadi hambatan dalam memberikan konsultasi dan proteksi ke semakin banyak orang karena solusi digital tepat guna.

"Kuncinya adalah terus berinovasi dan fokus pada kebutuhan nasabah. Inovasi yang berbeda, solutif, dan memiliki nilai tambah itu selalu ditemukan di setiap produk dan layanan Generali. Inovasi-inovasi dalam hal produk, proses, dan layanan inilah yang terus mendukung jalur distribusi kami, baik keagenan, bancassurance maupun corporate solution," ungkap dia.

Kinerja finansial Generali di tahun 2020 juga didukung oleh optimalisasi digital, produk dan layanan inovatif serta ekspansi bisnis untuk memberikan layanan terbaik bagi nasabah.

Untuk mengoptimalkan unit link nasabah, fitur Robo ARMS yang sudah berjalan sejak tahun 2019 menunjukkan kinerja yang semakin baik. Hasil investasi nasabah menjadi lebih optimal dimana hingga April 2021, 98% kinerja porsi investasi nasabah dengan RoboARMS bisa di atas IHSG bahkan di antaranya bisa mencapai 40% di atas IHSG.

Edy menyatakan, sepanjang tahun 2020 Generali telah membayar klaim jiwa dan kesehatan sebesar lebih dari Rp 648 miliar kepada 166 ribu keluarga di Indonesia. Tren penurunan pada klaim kesehatan sebesar 28% (yoy) menjadi Rp 345,46 miliar.

Hal itu sejalan dengan fenomena industri asuransi jiwa yang turut mencatat penurunan klaim asuransi kesehatan sebesar 10,2% (yoy). Edukasi terhadap perilaku hidup sehat diyakini berhasil menekan angka klaim asuransi kesehatan di tahun lalu.

Berikutnya, untuk mendukung peran pemerintah dalam mempercepat vaksinasi, Generali Indoensia juga telah membuka posko Sentra Vaksinasi di gedung Generali Indonesia. Kegiatan tersebut telah membantu vaksinasi masyarakat rentan, seperti lansia, pelayan publik, pengemudi angkutan umum dan kini lanjut ke masyarakat umum.

“Dengan kekuatan bisnis dan kepercayaan dari seluruh nasabah, Generali siap menghadapi tahun-tahun mendatang dengan penuh percaya diri. Usia Generali yang masih relatif muda menjadikan kami lebih agile, kreatif dan penuh inovasi. Produk yang kami hadirkan lebih customized dan sangat personal disesuaikan dengan mimpinya. Kami yakin nasabah akan merasa lebih diutamakan, diprioritaskan dalam mendapatkan layanan kami," ungkap Edy.

Dengan menggandeng lebih dari 9.000 tenaga pemasar profesional dan 11 mitra perbankan, Generali saat ini melayani lebih dari 350 klien perusahaan lokal dan internasional serta melindungi lebih dari 400.000 jiwa di seluruh Indonesia. Ekspansi bisnis yang didukung dengan kemudahan secara digital, Generali pun meyakini bisa menjangkau dan melayani lebih banyak keluarga Indonesia ke depannya.

Editor : Eva Fitriani (eva_fitriani@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN