Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Country Manager dan Presiden Direktur Allianz Life Indonesia Joos Louwerier

Country Manager dan Presiden Direktur Allianz Life Indonesia Joos Louwerier

Kuartal I-2021, Allianz Life Peroleh Premi Bruto Rp 6,41 Triliun

Rabu, 2 Juni 2021 | 18:07 WIB
Nida Sahara ( nida.sahara@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – PT Asuransi Allianz Life Indonesia (Allianz Life Indonesia) membukukan pendapatan premi bruto (gross written premium/GWP) sebesar Rp 6,41 triliun dalam tiga bulan pertama tahun ini. Perolehan premi tersebut meningkat 6,2% secara tahunan (year on year/yoy).

Chief Financial Officer Allianz Life Indonesia Cui Cui memaparkan, pendapatan premi bruto sepanjang tahun lalu mencapai Rp 16,9 triliun, tumbuh 27,8% (yoy) di tengah pandemi Covid-19. Pihaknya juga menyebut pendapatan premi tahunan naik 12%, sedangkan premi bisnis baru tumbuh 15% (yoy) pada akhir 2020.

Allianz Life Indonesia berhasil mencatatkan pertumbuhan weighted new business premium (WNBP) sebesar 15%, melampaui rata-rata pasar yang menurun 12,2%. Allianz juga berhasil menjadi market leader berdasarkan annualized premium equivalent (APE) pada 2020.

"Pertumbuhan besar pada 2020 berlanjut ke kuartal I tahun ini, kami mencapai pertumbuhan GWP 6,2%. Kemudian APE juga naik sangat mengesankan 29% pada kuartal I dibandingkan kuartal I-2020, lalu WNBP juga naik 14%," terang Cui Cui dalam konferensi pers secara virtual, Rabu (2/6).

Pihaknya menyebutkan, kondisi Allianz Life Indonesia juga masih terjaga dengan risk based capital (RBC) di level 472% pada 2020. Jauh di atas ketentuan regulator yang minimum 120%.

Allianz juga di tengah pandemi aktif membayarkan kewajiban atau klaim pemegang polis. "Kami terus memenuhi janji kami kepada klien pada tahun 2020 kami membayar 192 ribu kasus klaim sebesar Rp 11,2 triliun, naik 43,1% dari yang kita bayar tahun 2019, beberapa diantaranya juga dipengaruhi oleh pandemi," ucap Cui Cui.

Pembayaran klaim juga berlanjut sampai kuartal I-2021, di mana Allianz telah membayar Rp 4,6 triliun. "Pada situasi yang tidak pasti ini, kami terus memenuhi janji kami kepada customer untuk membayar klaim dan manfaat, pada kuartal I-2021 kami membayar total Rp 4,6 triliun," kata dia.

Dari sisi laba bersih, Allianz Life Indonesia mencatat kenaikan sebesar 16% menjadi Rp 1,3 triliun pada tahun 2020. Namun, laba bersih kuartal I-2021 tercatat Rp 185,23 miliar, terkontraksi cukup dalam -58,78% dibandingkan dengan laba bersih kuartal I-2020 senilai Rp 449,4 miliar.

 

Tetap Berikan Layanan Prima

Pada kesempatan itu, Country Manager dan Presiden Direktur Allianz Life Indonesia Joos Louwerier mengatakan, walaupun mengalami berbagai tantangan dan perubahan yang harus dilakukan sejak pandemi tahun lalu, Allianz Life Indonesia berhasil melaluinya dengan tetap bertumbuh dan memberikan layanan prima bagi nasabah.

Menurut Allianz Global Insurance Report 2021, pandemi tidak berdampak terlalu besar pada industri asuransi. Pendapatan premi global berdasarkan GWP turun 2,1% dan asuransi jiwa turun 4,1%. Meskipun demikian, tren tahun 2021 dan seterusnya masih belum dapat diprediksi karena belum berakhirnya pandemi," tutur Joos.

Kinerja Allianz Life Indonesia yang kuat pada 2020, dilatarbelakangi oleh transformasi digital yang sudah dilakukan sejak beberapa tahun terakhir. Allianz Life Indonesia melihat peralihan dan perubahan yang terjadi sebagai sebuah peluang untuk terus meningkatkan kualitas produk dan pelayanan bagi nasabah.

"Melalui tahun 2020 yang penuh tantangan, kami dengan cepat melakukan adaptasi, juga menerapkan perubahan untuk tetap menyediakan perlindungan asuransi dan memberikan layanan terbaik bagi nasabah. Kami selalu memastikan nasabah dan mitra bisnis dapat terus mengakses produk dan layanan kami dari manapun dan kapanpun. Semakin banyak proses telah diubah menjadi berbasis digital untuk memberikan customer experience yang unik dan mudah," kata Joos.

Pandemi ternyata juga menciptakan peluang untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya perlindungan terhadap berbagai risiko kehidupan. Hal ini terlihat dari pertumbuhan lini bisnis asuransi kesehatan perorangan Allianz Life Indonesia, yang mencakup produk asuransi kesehatan murni maupun manfaat tambahan (rider) kesehatan yang melengkapi asuransi jiwa unit link. Pada 2020, GWP dari lini bisnis ini meningkat 102,1% menjadi Rp 1,1 triliun.

 

Kompak dan Tangguh

Cui Cui menambahkan, kerja sama tim Allianz Life Indonesia yang kompak dan tangguh menjadi kunci utama keberhasilan kami dalam meraih pencapaian tahun 2020. "Strategi yang tepat, penerapan transformasi digital dan otomatisasi mendukung kualitas performa kami. Oleh karena itu, kami dapat memberikan pengalaman terbaik kepada nasabah, mitra bisnis dan karyawan walaupun di tengah pandemi," kata Cui Cui.

Joos mengaku optimistis pihaknya dapat terus mempertahankan pertumbuhan dengan memberikan solusi perlindungan, layanan dan pengalaman berasuransi yang mengesankan bagi nasabah dan mitra bisnis. Pihaknya juga akan terus berinovasi untuk mencapai tujuan yaitu memberikan perlindungan kepada lebih banyak masyarakat Indonesia.

"Pada tahun ini, situasi mulai menunjukkan harapan terhadap pemulihan ekonomi, yang tentu akan memberikan dampak positif terhadap masyarakat, serta industri asuransi jiwa . Kami yakin krisis ini akan membuat Allianz, industri dan negara ini semakin kuat," terang Joos.

 

Editor : Thomas Harefa (thomas@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN