Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Layanan konsumen BFI FInance cabang Serpong, Tangerang Selatan.

Layanan konsumen BFI FInance cabang Serpong, Tangerang Selatan.

Kuartal III, BFI Finance Bukukan Laba Rp 796 Miliar

Senin, 25 Oktober 2021 | 07:00 WIB
Prisma Ardianto (prisma.ardianto@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id -  PT BFI Finance Indonesia Tbk atau BFI Finance membukukan laba bersih sesudah pajak sebesar (net income after tax/NPAT) sebesar Rp 796 miliar. Nilai itu tumbuh 53% secara tahunan (year on year/yoy) hingga kuartal III-2021.

Direktur Keuangan BFI Finance Sudjono menyampaikan, pendapatan bersih perusahaan tercatat meningkat, diikuti dengan penurunan beban pembiayaan dan beban penyisihan piutang yang diragukan. Kinerja itu ikut mendongkrak kenaikan pada laba sebelum maupun sesudah pajak.

"Laba sesudah pajak mencapai Rp 796 miliar, meningkat sebesar 53% yoy, didukung oleh terus membaiknya kinerja penyaluran pembiayaan baru dan peningkatan kualitas piutang pembiayaan dan menurunnya saldo piutang yang direstrukturisasi sehingga turut berdampak pada penurunan beban provisi untuk pencadangan piutang," ucap Sudjono melalui keterangannya, akhir pekan lalu.

Gedung BFI Finance
Gedung BFI Finance

BFI Finance pun masih mampu merealisasikan pertumbuhan pembiayaan baru di tengah pemberlakuan PPKM level 4 dan 3 di beberapa daerah sepanjang kuartal III-2021. Pembiayaan baru meningkat sebesar Rp 9,4 triliun, naik 72,7% (yoy) atau tumbuh 4,2% secara quarter to quarter (qtq).

Lebih lanjut, realisasi bisnis perusahaan tersebut diiringi dengan rasio pembiayaan bermasalah (non performing financing/NPF) hingga kuartal III-2021 di level 1,97% atau membaik 70 basis points (bps) dibandingkan periode sama tahun 2020, serta menguat 18 bps dari posisi Juni 2021. Sementara itu, pencadangan tetap dilakukan secara konservatif sehingga mendorong angka NPF net ke level 0,3%.

"Performa positif ini adalah hasil dari kerja keras dan adaptasi yang dilakukan oleh perusahaan pasca-puncak pandemi Covid 19. Berbagai inisiatif dan pembaruan proses kerja telah kami lakukan sejak awal pandemi dan saat ini telah menunjukkan hasil yang positif," ujar Sudjono.

Dia menuturkan, sepanjang tahun ini hingga akhir kuartal III-2021, perusahaan terus mencatatkan kinerja positif. Hal ini dapat dilihat dari perbandingan kinerja per kuartal, secara periodik perusahaan terus membukukan tren kenaikan yang baik.

"Mulai dari sisi penyaluran pembiayaan baru, nilai total piutang yang dikelola maupun piutang bersih meningkat, bersamaan dengan peningkatan total aset. Total piutang bersih (net receivables) tercatat Rp 12,8 triliun diiringi dengan total aset senilai Rp 14,6 triliun," beber Sudjono.

Di samping itu, saldo restrukturisasi pembiayaan yang tersisa per 30 September 2021 terus menurun ke angka 14,8% dari total piutang yang dikelola atau sekitar Rp 2 triliun. Jumlah tersebut menurun dari angka 35,5% atau Rp 5,2 triliun pada 30 September 2020. Namun demikian, 86,8% nilai piutang direstrukturisasi sudah kembali melakukan pembayaran angsuran secara normal.

"Perusahaan telah menetapkan nilai pencadangan yang cukup besar untuk mengantisipasi potensi kerugian atas kontrak-kontrak tersebut yang macet dan terus melakukan upaya-upaya untuk memastikan nilai restrukturisasi yang tersisa dapat terselesaikan dengan baik," imbuh Sudjono.

Untuk komposisi pembiayaan dari nilai piutang pembiayaan yang dikelola senilai Rp 13,7 triliun, porsi terbesar adalah pembiayaan mobil bekas 71,7%, disusul dengan alat berat dan mesin 13,7%. Sedangkan komposisi pembiayaan motor bekas sebesar 9,3%. Porsi pembiayaan 5,3% diisi oleh pembiayaan property-backed financing (PBF), mobil baru, dan syariah. 

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN