Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Pegawai berada di kantor cabang BRI Agro, Jakarta, beberapa waktu lalu. Foto ilustrasi:  Investor Daily/David Gita Roza

Pegawai berada di kantor cabang BRI Agro, Jakarta, beberapa waktu lalu. Foto ilustrasi: Investor Daily/David Gita Roza

Layani Gig Economy, BRI Agro Inisiasi Konsep Community Branch

Jumat, 25 Juni 2021 | 10:01 WIB
Aris Cahyadi (aris_cahyadi@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – PT Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk (BRI Agro) menginisiasi konsep Community Branch untuk mendukung layanan perbankan digital bagi komunitas ekonomi sektor informal (gig economy) dan agen-agen fintech di beberapa area di Indonesia. Hal itu dilakukan untuk membangun infrastruktur digital bagi sektor gig economy melalui customer experience yang koheren.

Direktur Utama BRI Agro Kaspar Situmorang mengatakan, Community Branch yang dimiliki BRI Agro akan berperan penting untuk aktivitas pembukaan Rekening Tabungan Digital bagi para gig economy workers.

"Dengan adanya Rekening Tabungan Digital, maka para pekerja gig economy workers akan dimudahkan dalam melakukan aktivitas saving, transaksi, serta mereka dapat mengatur keuangan sesuai kebutuhan mereka," ungkap Kaspar dalam keterangan tertulisnya.

Gig economy ini memiliki potensi yang baik, hal ini terlihat dari meningkatnya jumlah pekerja gig economy dibanding tahun lalu. Adapun hingga saat ini terdapat 46 Juta pekerja gig economy, jumlah tersebut tumbuh 27% dibandingkan tahun lalu.

"Community Branch ini juga akan memudahkan kolaborasi antara BRI Agro dengan agen yang sudah bekerja sama, karena nantinya pembukaan Tabungan Digital BRI Agro, serta aktivitas transaksi lainnya dapat dilakukan di agen tersebut," ujar dia.

Selain untuk mendukung gig economy, lanjut Kaspar, sebagai House of Fintech and Home for Gig Economy, Community Branch ini akan membantu pekerja para agen dari fintech yang bekerjasama dengan BRI Agro untuk memenuhi kebutuhan saving dan transaksi para mitranya dengan pendekatan O2O (Online To Offline) seperti yang saat ini BRI Agro lakukan dengan Payfazz.

Hal tersebut, ungkap Kaspar, dilakukan sembari menyelesaikan proses akuisisi iGrow oleh LinkAja, dimana proses tersebut akan membuka peluang BRI Agro untuk meningkatkan sinergi dengan LinkAja.

"Selain dengan Payfazz kami juga sedang menjajaki kerjasama dengan iGrow untuk layanan perbankan digital. Dengan model B2B2C kami harapkan dapat menunjang aktivitas saving serta transaksi di Rekening Tabungan Digital BRI Agro nantinya," tambah Kaspar.

Menurut Kaspar, dengan adanya Community Branch, BRI Agro dapat lebih unggul untuk tetap fokus pada layanan digital.

"Transformasi Digital BRI Agro, akan menyasar para gig workers dari setiap level masyarakat, oleh karena itu tetap dibutuhkan Community Branch untuk mengedukasi para gig workers untuk melakukan aktivitas saving, lending serta transaksi secara digital sesuai dengan aspirasi BRI Agro yaitu menjadi The Best Digital Bank for Agri and Beyond by Becoming House of Fintech and Home for Gig Economy di Indonesia," tutup Kaspar.

Editor : Aris Cahyadi (aris_cahyadi@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN