Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Founder Tunaiku Vishal Tulsian (tengah), bersama Head of Retail Credit Tunaiku Abraham Lumban Batu (kanan), dan Head of Technology Bank Amar Kevin Kane (kiri) berbincang-bincang di sela konferensi pers Perayaan HUT ke-5 Tunaiku, di Golden Ballroom Hotel Sultan, Jakarta, Kamis (11/7/2019). (Investor Daily/Aris Cahyadi)

Founder Tunaiku Vishal Tulsian (tengah), bersama Head of Retail Credit Tunaiku Abraham Lumban Batu (kanan), dan Head of Technology Bank Amar Kevin Kane (kiri) berbincang-bincang di sela konferensi pers Perayaan HUT ke-5 Tunaiku, di Golden Ballroom Hotel Sultan, Jakarta, Kamis (11/7/2019). (Investor Daily/Aris Cahyadi)

Lima Tahun Beroperasi, Tunaiku Salurkan Pinjaman Rp 2 Triliun

Aris Cahyadi, Kamis, 11 Juli 2019 | 20:20 WIB

JAKARTA, investor.id – Tunaiku, produk fintech lending dari PT Bank Amar Indonesia (Bank Amar) merayakan lima tahun melayani masyarakat Indonesia untuk digital lending service. Sejak berdiri pada 2014 hingga Juni 2019, Tunaiku telah menyalurkan pinjaman lebih dari Rp 2 triliun kepada hampir 300 ribu nasabah yang tersebar di 16 kota besar di Indonesia. Adapun aplikasi Tunaiku telah diunduh sekitar 2,5 juta kali.

Founder Tunaiku Vishal Tulsian mengatakan, pihaknya memilih fintech lending berbasis digital sebagai core bisnisnya karena ingin terus membawa perubahan yang baik bagi masyarakat Indonesia, membantu meningkatkan inklusi keuangan (financial inclusion), dan memberikan tools yang dapat membuat masyarakat meningkatkan kesejahteraannya melalui layanan berbasis fintech.

"Kami percaya bahwa akses ke keuangan adalah bagian dari aspek hak asasi manusia ketika masyarakat semakin berkembang menuju hak atas standar kehidupan yang memadai, kesehatan, dan kesejahteraan. Bank Amar melalui Tunaiku mendorong individu untuk mengejar pendidikan dan kualitas hidup yang lebih baik,” jelas Vishal dalam acara hari ulang tahun (HUT) ke-5 Tunaiku di Jakarta, Kamis (11/7/2019).

Dia menjelaskan, Tunaiku yang diluncurkan pada 2014 merupakan pionir fintech Indonesia dan juga merupakan produk fintech pertama di bawah lembaga bank. Tahun 2014, Tunaiku memulai operasional hanya dengan 1.000 nasabah.

Saat ini, kata Vishal, Tunaiku memberikan layanan kepada hampir 300 ribu orang dan terus meningkat pada tahun-tahun mendatang. "Pertumbuhan yang begitu cepat dari Tunaiku, menunjukan produk yang dimiliki Tunaiku sudah sesuai dengan target pasar utama, pas di hati masyarakat," ucap dia.

Adapun rata-rata nasabah Tunaiku meminjam untuk kebutuhan produktif dengan tiga kategori tertinggi. Pertama, sekitar 93 ribu untuk renovasi rumah. Kedua, lebih dari 43 ribu untuk modal usaha. Ketiga, lebih dari 27 ribu untuk biaya pendidikan. Ke depan, tambah Vishal, selain layanan yang sudah ada yaitu personal loan, prioritas Tunaiku saat ini adalah memperluas layanan bagi para pelaku UMKM.

Pertumbuhan Tunaiku, lanjut Vishal, juga terlihat dari peningkatan jumlah pegawai. “Diawali dengan 17 orang pegawai pada 2014, saat ini pegawai Tunaiku telah mencapai lebih dari 700 orang. Penambahan pegawai ini merupakan suatu upaya untuk memberikan pelayanan yang terbaik seiring dengan peningkatan jumlah nasabah,” ungkap Vishal.

Dalam hal literasi keuangan, kata Vishal, Tunaiku selalu mendorong nasabah untuk menjadi individu yang bertanggung jawab. Hal tersebut tercermin dari rasio kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) Tunaiku yang masih dibawah batas maksimal yang ditentukan regilator.

“Mereka yang benar-benar membutuhkan cenderung memiliki tanggung jawab yang besar terhadap pengelolaan keuangannya, dan kami pun mendorong mereka untuk mewujudkan kebutuhan-kebutuhan yang produktif,” kata Vishal.

Direktur Utama Bank Amar Tuk Yulianto menambahkan, pencapaian besar Bank Amar menjadi bank kategori bank umum kegiatan usaha (BUKU) II pada 2019 tentunya membuat Tunaiku dapat melayani masyarakat Indonesia sebagai platform digital dengan lebih baik lagi.

"Tunaiku adalah produk masa depan kami, yang selalu siap melayani masyarakat. Dengan perubahan Bank Amar menjadi BUKU II, kami yakin dapat terus tumbuh dan menjadi kebutuhan utama masyarakat Indonesia," ungkap Tuk.

Menurut dia, dengan status BUKU II bagi Bank Amar akan membuat Tunaiku dapat melayani masyarakat Indonesia melalui platform digital dengan lebih leluasa. Perubahan Bank Amar menjadi BUKU II juga merupakan langkah besar yang akan membuat Tunaiku lebih leluasa lagi melayani masyarakat Indonesia.

"Dengan perubahan ini memungkinkan kami untuk lebih mudah memberikan layanan perbankan digital bagi masyarakat Indonesia. Penggunaan fintech merupakan keharusan dan platform ini terus tumbuh dan menjadi kebutuhan utama masyarakat Indonesia saat ini dan di masa depan. Tunaiku akan menjadi platform yang akan memberikan senyum kepada masyarakat Indonesia lebih banyak lagi,” pungkas Tuk.

 

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA