Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
LPEI menggelar pelatihan Coaching Program for New Exporter (CPNE) di Manado pada 28-29 September 2021.

LPEI menggelar pelatihan Coaching Program for New Exporter (CPNE) di Manado pada 28-29 September 2021.

LPEI Telah Latih dan Dampingi 1.000 UMKM Berorientasi Ekspor Lewat CPNE

Senin, 29 November 2021 | 20:16 WIB
Aris Cahyadi (aris_cahyadi@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)/Indonesia Eximbank mencatat, sejak tahun 2015 Special Mission Vehicle (SMV) Kementerian Keuangan Republik Indonesia tersebut telah memberikan pelatihan dan pendampingan kepada hampir 1.000 pelaku usaha berorientasi ekspor di beberapa kota di Indonesia melalui kegiatan Coaching Program for New Exporters (CPNE).

Corporate Secretary LPEI Agus Windiato mengatakan, pada tahun 2021, LPEI melalui kegiatan CPNE sudah memberikan pendampingan dan pelatihan di beberapa kota, yaitu Medan, Surakarta, Denpasar, Kendal, Demak, Manado dan Bandung dengan mayoritas pelaku usaha di sektor makanan dan minuman, craft, furniture, rempah, dan komoditi kopi.

"Hingga saat ini sebanyak 75 pelaku usaha telah berhasil melakukan ekspor perdana setelah mengikuti pelatihan CPNE. Diharapkan dengan pelatihan ini dapat membantu para pelaku usaha untuk meningkatkan dan menjaga kualitas produk, membuka peluang pasar sehingga mereka memiliki standar mutu untuk masuk dan bersaing di pasar internasional," kata Agus dalam keterangan tertulisnya, Senin (29/11).

Adapun dalam pelatihan dan pendampingan itu LPEI bersinergi dengan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan RI, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan RI, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, dan lembaga terkait.

Kegiatan pelatihan dan pendampingan yang tidak berbayar ini diberikan kepada pelaku UMKM berorientasi ekspor selama satu tahun di wilayah tertentu guna meningkatkan kapasitas hingga mencetak eksportir baru berkualitas #LokalyangMendunia.

"Kedepannya kami berharap akan semakin banyak pelaku usaha Indonesia yang dapat melakukan ekspor," ujar dia.

Direktur Pelaksana LPEI membidangi sektor UKM Maqin U Norhadi mengatakan, sinergi dan berkolaborasi antar instansi baik pemerintah pusat maupun daerah diharapkan dapat menciptakan suatu ekosistem ekspor yang kuat dan berdaya saing.

Salah satu bentuknya yakni kolaborasi dan sinergi LPEI bersama Kementerian Keuangan RI, Kementerian Perdagangan RI, Kementerian Perindustrian RI, Kementerian Luar Negeri RI, Kemenkop UKM RI adalah Rumah Ekspor yang berlokasi di Kantor Cabang LPEI Surakarta yang ditujukan untuk menawarkan solusi dalam melakukan kegiatan berorientasi ekspor.

"Semoga sinergi yang terjalin ini semakin kuat menopang laju ekspor Indonesia ke mancanegara, dan slogan #LokalyangMendunia menjadikan produk Indonesia dan kegiatan ekspornya semakin kokoh menjangkau dunia," kata Norhadi.

Editor : Aris Cahyadi (aris_cahyadi@investor.co.id)

Sumber : PR

BAGIKAN