Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Kiri-kanan: Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso, Gubernur BI Perry Warjiyo, Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati, dan Ketua Dewan Komisioner LPS Halim Alamsyah dalam konferensi pers Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) di Jakarta, Selasa (30/7).  Foto: Investor Daily/Nida Sahara

Kiri-kanan: Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso, Gubernur BI Perry Warjiyo, Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati, dan Ketua Dewan Komisioner LPS Halim Alamsyah dalam konferensi pers Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) di Jakarta, Selasa (30/7). Foto: Investor Daily/Nida Sahara

LPS Turunkan Tingkat Bunga Penjaminan 25 Bps

Selasa, 30 Juli 2019 | 16:25 WIB
Nida Sahara ( nida.sahara@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dalam Rapat Dewan Komisioner (RDK) telah menurunkan tingkat suku bunga penjaminan sebesar 25 basis poin (bps) dari 7% menjadi 6,75% untuk bank umum. Penurunan tersebut dilakukan untuk merespons suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) 7 day reverse repo rate (7DRRR) yang juga diturunkan 25 bps menjadi 5,75%.

Ketua Dewan Komisioner LPS Halim Alamsyah mengatakan pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) antarbank per Juni mencatat pertumbuhan positif antara 1,7-6,9% secara bulanan (month to month/mtm). LPS juga tidak melihat ada pergerakan dana simpanan yang luar biasa, sehingga masih dalam kondisi kondusif dan normal.

"Dengan melihat perkembangan ini, kemarin dalam rapat dewan komisoner LPS memutuskan untuk menurunkan tingkat suku bunga penjaminan dari 7% menjadi 6,75% atau turun 25 bps untuk simpanan rupiah di bank umum dan menajdi 9,25% untuk simpanan rupiah di BPR. Sementara untuk tingkat bunga penjaminan simpanan valuta asing di bank umum tetap tidak berubah sebesar 2,25%," jelas Halim dalam konferensi pers Komite Sistem Stabilitas Keuangan (KSSK) di Jakarta, Selasa (30/7/2019).

LPS mencermati bahwa suku bunga simpanan sudah berada dalam tren yang stabil dan diharapkan dapat turun sejalan dengan perbaikan kondisi likuiditas perbankan dan pelonggaran kebijakan moneter yang ditempuh BI.

Sepanjang tahun 2019 hingga akhir minggu ketiga Juli 2019, rata-rata suku bunga deposito Rupiah pada 66 bank benchmark terpantau turun dan berada di level 6,11%. Sementara itu, rata-rata suku bunga valuta asing di 19 bank benchmark pada periode yang sama terpantau stabil di level 1,26%.

Selanjutnya LPS juga tetap melakukan pemantauan atas cakupan (coverage) penjaminan baik nominal dan rekening, dimana berdasarkan data terakhir dinilai masih memadai dalam rangka mendukung kepercayaan nasabah kepada sistem perbankan.

Berdasarkan data Juni 2019 jumlah rekening yang dijamin LPS adalah sebesar 99,91% dari total rekening atau setara dengan 288.812.628 rekening. Sementara secara nominal jumlah simpanan yang dijamin mencapai 52,77% dari total simpanan atau setara dengan Rp 2.566,43 triliun.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN