Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Komunitas Korban Asuransi yang memilih bertahan dan berniat bermalam di Gedung OJK, Jakarta, Selasa (11/1). (IST)

Komunitas Korban Asuransi yang memilih bertahan dan berniat bermalam di Gedung OJK, Jakarta, Selasa (11/1). (IST)

Masih Belum Ada Solusi, Mediasi Perusahaan Asuransi-Korban Unit Link Dilanjutkan Besok

Selasa, 11 Januari 2022 | 22:24 WIB
Nida Sahara ( nida.sahara@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada hari ini menerima sejumlah pemegang polis asuransi unit link sebagai kelanjutan pengaduan mereka di DPR Desember lalu. Tujuannya, untuk memfasilitasi pertemuan dengan tiga perusahaan asuransi terkait.

Forum mediasi antara para pemegang polis dengan tiga perusahaan asuransi yakni yaitu PT AXA Mandiri Financial Services (AXA Mandiri), PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia), dan PT AIA Financial (AIA) merupakan niatan baik OJK dalam menjalankan tahapan prosedural penanganan pengaduan konsumen.  Melalui mediasi tersebut, diharapkan muncul kesepakatan antara kedua belah pihak yang didasari dengan perjanjian yang telah disepakati. 

"Mediasi yang digelar di Wisma Mulia sejak pukul 14.00 WIB belum mencapai kesepakatan, karena suasana pertemuan yang tidak kondusif, sehingga pihak asuransi belum sempat menyampaikan opsi penyelesaian," jelas Juru Bicara OJK Sekar Putih Djarot dalam keterangan tertulis, Selasa (11/1).

Baca Juga: Mediasi Perusahaan Asuransi-Korban Unit Link Temui Jalan Buntu

OJK sampai saat ini terus berupaya agar kedua belah pihak melanjutkan mediasi di kantor OJK pada Rabu (12/1), termasuk melibatkan pihak penyidik OJK dari unsur kepolisian. Keterlibatan penyidik OJK diharapkan memberikan pandangan hukum terkait kasus ini. 

"Mengenai informasi bahwa para pemegang polis asuransi itu 'dikuncikan' di gedung kantor yang disewa OJK dengan lampu yang dimatikan, hal itu adalah tidak benar, karena yang terjadi pada saat kejadian, manajemen gedung mematikan operasional AC dan lampu sesuai jadwal yang ada," ucap Sekar.

Kemudian atas permintaan OJK, lampu dan AC dihidupkan kembali dan ditemani oleh Jubir OJK Sekar Putih Darot.

Editor : Nida Sahara (niidassahara@gmail.com )

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN