Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

Menkeu Janji Tuntaskan Masalah Jiwasraya

Jumat, 13 November 2020 | 13:38 WIB
Triyan Pangastuti

JAKARTA- Menteri Keuangan, Sri Mulyani  mengungkapkan, pihaknya saat ini masih terus berkoordinasi dengan Kementerian BUMN untuk mencari langkah penyelesaian masalah PT Asuransi Jiwasraya, baik dari sisi hukum maupun pemegang polis.

"Mengenai Jiwasraya kita di dalam proses bersama-sama dengan Kementerian BUMN bagaimana kita tetap bisa menyeimbangkan di satu sisi melakukan enforcement terhadap mereka yang sudah melakukan atau terbukti melakukan tindakan kriminal. Maupun dari sisi penyelamatan bagi mereka yang memang yang harusnya diselamatkan dengan dukungan dokumen tentu saja peraturan yang ada” katanya dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI, Kamis (12/11).

Sri Mulyani menuturkan, dari aspek hukum saat ini sudah ada 6 terdakwa yang divonis maksimal penjara seumur hidup dengan denda sekitar Rp 16 triliun. Dengan harapan dapat mengurangi beban pemerintah.

"Kita tentu berharap ini bisa di-quantified dalam bentuk yang riil sehingga bisa mengurangi beban dari pemerintah," jelasnya.

Sementara itu, dari sisi aspek korporasi, ia meminta Kementerian BUMN terus melakukan inventarisasi  kewajiban dari pemegang polis dan restrukturisasi, terutama bagi nasabah yang selama ini melakukan investasi di Jiwasraya dengan jumlah return yang tinggi.

“Kami akan melakukan koordinasi mengenai timing dengan Kementerian BUMN, sehingga kita tetap bisa menjaga kredibilitas dan kepercayaan meskipun kita tahu ini sangat berat mengenai berbagai tindakan komplikasi harus kita urai,” pungkasnya.

Sementara itu, Anggota Komisi XI, DPR RI, Musthofa meminta ke pemerintah segera menyelesaikan permasalahan polis asuransi Jiwasraya. Sebab masalah asuransi Jiwasraya dapat memengaruhi kepercayaan masyarakat.

“Negara harus hadir, sebab pemegang polis masyarakat biasa yang sudah membayar kewajiban premi tapi belum diselesaikan. Saya minta diupayakan bisa selesai berkala, tahun 2022 clear pemegang polis Jiwasraya ini,” tuturnya.

Menurut dia, pemerintah berperan untuk menyelesaikan masalah polis ini, sebab pemerintah merupakan stakeholder pemegang saham. Ia mengingatkan jangan sampai masyarakat justru kehilangan kepercayaan terhadap asuransi.

 

Editor : Hari Gunarto (hari_gunarto@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN