Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Reynold Wijaya, pendiri dan CEO PT Mitra Usaha Indonesia Grup (Modalku). Investor Daily/IST

Reynold Wijaya, pendiri dan CEO PT Mitra Usaha Indonesia Grup (Modalku). Investor Daily/IST

Modalku Beri Akses Pembiayaan ke Pedagang Zilingo

Prisma Ardianto, Rabu, 11 September 2019 | 18:00 WIB

JAKARTA, investor.id – Penyelenggaa fintech P2P lending, Modalku, meperluas akses pembiayaan unit usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dengan menyasar para pedagang (merchant) e-commers Zilingo. Hal tersebut direalisasikan dengan bentuk kolaborasi akses data alternatif merchant sehingga penilaian kredit bisa tepat sasaran.

Co-Founder dan CEO Modalku Reynold Wijaya mengemukakan, penggunaan data alternatif membuat informasi lebih menyeluruh dan struktur pinjaman lebih bertanggung jawab. Pada saat yang sama, para merchant Zilingo dapat mengakses modal usaha secara tepat waktu untuk segera membeli kebutuhan usaha serta mengembangkan bisnis.

"Arus kas tambahan dari Modalku ini juga sangat berguna saat musim penjualan sedang ramai, di mana merchant e-commerce dapat menggunakan pendanaan untuk melayani volume pesanan yang meningkat serta menambah pendapatan," ujar Reynold melalui keterangan tertulis yang dierima Investor Daily, di Jakarta, Rabu (11/9/2019).

Dia menilai, saat ini pertumbuhan sektor e-commerce di Asia Tenggara cukup pesat. Indonesia mengungguli negara lainnya dengan pencapaian hingga US$ 12 miliar pada 2018. Hal tersebut menunjukkan besarnya potensi pasar e-commerce di Indonesia seiring bertumbuhnya jumlah UMKM nasional.

Namun, dari total 63 juta UMKM di Tanah Air, hanya 26% yang dianggap memenuhi syarat untuk mendapatkan akses ke pendanaan. Situasi dan potensi tersebut disadari Modalku untuk meningkatkan akses terhadap pinjaman usaha bagi para UMKM lokal.

Lebih lanjut, Reynold memaparkan, pihaknya mendukung UMKM dengan cara menyediakan akses pembiayaan melalui produk Modal Usaha. Kerja sama dengan Zilingo juga memungkinkan perusahaan bisa memperluas pasar UMKM di Asia Tenggara.

"Kerja sama dengan Zilingo telah menjadi kesempatan berharga untuk meluaskan jangkauan pasar kami, tak hanya di Indonesia tapi juga di Singapura. Semua ini sesuai dengan visi grup Modalku untuk memberdayakan UMKM di Asia Tenggara," kata dia.

Sementara itu, COO Zilingo Aadi Vaidya menyampaikan, bahwa keberadaan modal usaha dan arus kas yang lancar sangat dibutuhkan bisnis untuk berkembang secara efisien. "Kami menyambut kesempatan yang ada untuk memfasilitasi akses ke solusi pendanaan bagi merchant dan manufacture Zilingo melalui kerja sama dengan Modalku,” imbuh Aadi.

Berdasarkan 2018 Asean SME Transformation Survey dari UOB, Dun & Bradstreet, dan EY, mayoritas dari UKM Asean yang disurvei tidak memenuhi syarat untuk kredit formal. Ada beberapa alasan seperti tidak memiliki aset untuk jaminan, laporan keuangan atau rencana usaha tidak memadai, atau kurang riwayat kredit.

Sebanyak 67,8% dari responden survei juga lebih menyukai pendanaan alternatif. Seperti yang ditawarkan platform fintech P2P lending karena kecepatan dan fleksibilitas dalam proses penilaian kredit, serta kecepatan dalam memproses pinjaman.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA