Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
 PT Akseleran Keuangan Inklusif Indonesia (Akseleran)

PT Akseleran Keuangan Inklusif Indonesia (Akseleran)

Mulai Pulih, Awal September Pembiayaan Akseleran Tumbuh 12,6%

Selasa, 15 September 2020 | 17:26 WIB
Prisma Ardianto (prisma.ardianto@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id - Penyelenggara fintech p2p lending PT Akseleran Keuangan Inklusif Indonesia (Akseleran) mulai mencatatkan pemulihan penyaluran pembiayaan di awal September 2020. Pada periode itu, pembiayaan usaha tumbuh 12,6% secara year on year (yoy).

CEO & Co-Founder Akseleran Ivan Tambunan menyampaikan, pemulihan penyaluran pembiayaan perseroan sebetulnya sudah mulai pulih sejak Agustus 2020 ke level rata-rata sebesar Rp 80 miliar per bulan.

Sejak pandemi Covid-19 mewabah di Indonesia, penyaluran pembiayaan di Mei 2020 terkoreksi hingga 38,7% dibanding realisasi Januari 2020.

"Akan tetapi, sejak Juni mulai naik kembali dan begitupun di Juli hingga sekarang penyaluran pinjaman usaha Akseleran sudah on-track menuju angka Rp 90 miliar per bulan yang merupakan angka tertinggi sepanjang sejarah kami beroperasi selama tiga tahun terakhir sebagai perusahaan fintech p2p lending di Indonesia,” ungkap Ivan melalui siaran pers, Selasa (15/9).

Dia mengungkapkan, kinerja positif tersebut diiringi perbaikan kualitas pembiayaan (non performing financing/NPF) yang mampu ditekan di bawah 0,3% dari total penyaluran pembiayaan usaha. Posisi tersebut menurun jika dibandingkan realisasi NPF di akhir tahun 2019 sebesar 0,7%.

Sementara itu, Ivan menuturkan, penerapan kembali pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Jakarta diharapkan turut menjadi momentum pertumbuhan konsisten Akseleran dan bisa dipertahankan sampai akhir tahun ini. Pihaknya optimistis untuk bisa menyalurkan pembiayaan usaha pada tahun ini mencapai Rp 1 triliun, berikut dengan rasio NPF di bawah 1% dari total pembiayaan.

"Kami tetap berkomitmen untuk terus memberikan kualitas layanan terbaik kepada para pengguna Akseleran di seluruh Indonesia baik kepada para lender maupun para borrower.

Dari sisi lender, kami selalu berusaha mempertahankan kualitas pinjaman dengan rasio NPF yang tetap terjaga rendah, penyaluran kredit yang aman, dan selalu memberikan informasi secara transparan maupun update secara berkala terhadap proses penagihan kepada borrower yang statusnya terlambat," papar dia.

Di luar itu, Ivan menambahkan, Akseleran juga mencoba memberikan alternatif pengembangan dana bagi para lender. Contohnya seperti produk reksa dana pasar uang dimana Akseleran bekerjasama dengan Tanamduit sebagai Agen Penjual Reksa Dana (APERD), sehingga membuka kesempatan seluas-luasnya agar setiap orang dapat berinvestasi dengan mudah dan murah.

Dari sisi borrower, menurut dia, selain UKM dari berbagai sektor yang saat ini sudah dilayani, maka pada tahun ini Akseleran juga telah menyalurkan pinjaman yang terkait dengan penanganan atau penanggulangan dampak Covid-19. Misalnya, sudah ada beberapa UKM penyedia proyek bantuan sosial Covid-19 yang pendanaannya didukung oleh Akseleran. Dari UKM untuk proyek bantuan sosial Covid-19 yang Akseleran dukung tersebut, terdapat lebih dari 340 ribu kepala keluarga yang menerima dampak positif.

"Kemudian kami melakukan tambahan alternatif produk pinjaman dengan skema business to business (B2B) digital commerce financing serta B2B2C employee loan dengan bekerja sama dengan berbagai mitra platform digital. Dan kami juga terus memperkuat jaringan sales point Akseleran yang saat ini sudah ada di Surabaya, Balikpapan, Samarinda, Semarang, dan Medan," tandas Ivan.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN