Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
WanaArtha Life.

WanaArtha Life.

Nasabah Wanaartha: Manfaat Nilai Tunai April-Juni Dianggap Utang

Rabu, 17 Juni 2020 | 20:07 WIB
Prisma Ardianto (prisma.ardianto@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id - Pembayaran manfaat nilai tunai dari nasabah PT Asuransi Jiwa Adisarana Wanaartha (Wanaartha) pada Februari dan Maret 2020 yang sempat tertunda, kini mulai dibayarkan perseroan. Namun manfaat nilai tunai pada April sampai Juni 2020 disebut akan menjadi utang.

"Manfaat bulan April, Mei, dan Juni 2020 itu kan belum dibayar, padahal bulan Juni saja sudah mau berakhir. Jadi tiga bulan itu nanti dianggap utang, akan dibayar setelah rekening efek terbuka," kata Dewan Pengawas Forum Nasabah Wanaartha Henry Lukito kepada Investor Daily di Jakarta, Rabu (17/6).

Lukito memaparkan, manfaat nilai tunai yang sempat tertunda pada Februari 2020 sudah dibayarkan secara penuh pada April-Mei 2020. Sedangkan untuk manfaat pada Maret, perseroan hanya membayarkan separuh dari nilai seharusnya. Pembayaran untuk periode itu dilakukan pada Mei-Juni 2020. Sisa pembayaran juga akan dibayarkan setelah rekening efek kembali dibuka.

Dia menyebut, pembayaran itu berlaku bagi seluruh nasabah Wana Artha yang setiap bulannya memiliki hak untuk mendapatkan manfaat nilai tunai. Setiap nasabah sudah mendapat jadwal pembayaran dari Wanaartha.

Lukito memberi gambaran, dirinya memiliki dua polis dengan nilai total sebesar Rp 2,4 miliar, masing-masing polis sebesar Rp 1,2 miliar. Manfaat nilai tunai dari masing-masing polis per tahun pada kisaran 8-10% dan dibayarkan setiap bulan. Dengan begitu, setiap bulan Lukito mendapatkan manfaat rata-rata sebesar Rp 10 juta dari masing-masing polisnya.

"Manfaat polis pertama yang seharusnya dibayarkan pada 25 Maret 2020 itu sudah dibayarkan 50% pada 16 Juni 2020. Manfaat polis lainnya itu seharusnya dibayar 30 Maret 2020, besaran bayarannya sama, akan dibayar pada 22 Juni nanti," ujar dia.

Sebelumnya, rekening efek Wanaartha diblokir oleh Kejaksaan Agung pada 21 Januari 2020 karena disebut terkait dengan kasus tindak pidana korupsi (tipikor) dari PT Asuransi Jiwasraya (Persero). Pemblokiran itu menuai protes dari sejumlah pihak karena mengganggu proses klaim dari nasabah. Akibatnya, Wanaartha gagal bayar manfaat mulai Februari 2020 dan mesti menunda pembayaran setidaknya selama tiga bulan.

Menanggapi hal tersebut, manajemen Wanaartha melayangkan surat permohonan agar Kejaksaaan Agung kembali membuka rekening efek perseroan. Salah satu pertimbangannya yakni terdapat dana nasabah yang ikut terblokir. Hal itu dilakukan dua sampai tiga kali oleh perseroan tetapi tidak mendapat respons dari pihak Kejaksaan Agung. Akhirnya, ada awal April pemblokiran tersebut naik tingkat menjadi penyitaan oleh Kejaksaan Agung.

Editor : Nurjoni (nurjoni@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN