Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Karyawan berkativitas di Call Center Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Jakarta

Karyawan berkativitas di Call Center Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Jakarta

OJK: Biar Aman, Simpan Uang di Bank

Senin, 11 Januari 2021 | 16:41 WIB
Nida Sahara ( nida.sahara@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengajak masyarakat untuk menyimpan uangnya di bank agar aman. Pasalnya, baru-baru ini ramai diperbincangkan sebuah video di media sosial yang memperlihatkan uang tunai yang rusak dimakan rayap karena disimpan di bawah kasur.

Untuk menghindari hal serupa, OJK mengingatkan agar masyarakat mulai menabung di bank. Terlebih saat ini  dengan teknologi sudah mudah untuk membuka rekening bank.

"Masyarakat yang ingin menabung sebaiknya menempatkan uangnya di bank karena lebih aman. Sudah banyak jenis produk simpanan bank yang bisa dimanfaatkan dan dipilih sesuai kebutuhan masyarakat," terang Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Heru Kristiyana dalam keterangannya, Senin (11/1).

Heru Kristiyana, Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan, merangkap Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam Zooming with Primus Jurus Perbankan Hadapi Corona, Selasa (5/5/2020). Sumber: BSTV
Heru Kristiyana, Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan, merangkap Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK. Sumber: BSTV

Adapun, OJK juga memaparkan sejumlah manfaat dari menyimpan uang di bank. Pertama, lebih aman, karena bisa terhindar dari pencurian, kehilangan atau rusak. Sebab, bank diatur dan diawasi secara ketat oleh regulator seperti OJK dan Bank Indonesia (BI).

Kedua, lebih praktis karena tidak perlu membawa uang tunai ke mana-mana. Masyarakat juga bisa menariknya kapan saja di mesin ATM atau agen LAKU PANDAI terdekat. Ketiga, mudah untuk menerima atau mengirim uang bisa dilakukan secara elektronik kapan saja dan di mana saja.

Keempat, menguntungkan, menyimpan uang di bank bisa mendapat bunga atau imbal hasil dari tabungan atau deposito yang disimpan. Kelima, uang yang disimpan nasabah di bank dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) hingga Rp 2 miliar per nasabah per bank, apabila bank dilikuidasi.

Manfaat keenam, sesuai kebutuhan. Ragam produk tabungan bisa dipilih sesuai kebutuhan dan prioritas, seperti tabungan pendidikan, tabungan haji, dan sebagainya.

Apabila uang rusak, masyarakat bisa menukarnya di Bank Indonesia (BI). BI menerima penukaran uang rusak, lusuh, atau cacat dengan beberapa syarat dan ketentuan. Masyarakat bisa menukarkannya di Kantor Perwakilan BI terdekat di wilayah masing-masing sesuai jadwal operasionalnya.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN