Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
ADRIAN GUNADI,  Co-Founder & CEO Investree. Foto: Investor Daily/EMRAL

ADRIAN GUNADI, Co-Founder & CEO Investree. Foto: Investor Daily/EMRAL

Oktober, Akumulasi Fasilitas Pembiayaan Investree Capai Rp 7,3 Triliun

Senin, 30 November 2020 | 16:34 WIB
Prisma Ardianto (prisma.ardianto@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id - PT Investree Radhika Jaya (Investree) sebagai entitas penyelenggara fintech P2P lending telah menyalurkan akumulasi fasilitas pembiayaan mencapai Rp 7,3 triliun sampai dengan Oktober 2020. Nilai itu disalurkan kepada 1.429 penerima pinjaman (borrower) dan mencatat sekitar 120 ribu pemberi pinjaman (lender).

Berdasarkan data Investree, fasilitas pembiayaan itu telah tersalurkan sekitar Rp 5 triliun dengan rata-rata tingkat pengembalian (return) sebesar 16,9% pa. Adapun tingkat keberhasilan pengembalian 90 hari tercatat mencapai 99%. Perseroan terus menjalankan strategi menambah deretan lender institusi guna memperkuat sokongan pendanaan.

Terbaru, Investree menyambut penyedia layanan pembayaran terkemuka asal Jepang, GMO Payment Gateway, sebagai salah satu lender institusi. Bergabungnya entitas tersebut menambah daftar nama pemberi pinjaman institusi asing yang ikut mendukung upaya Investree dalam menyediakan akses pembiayaan yang lebih luas bagi pelaku UKM.

Kerja sama Investree dan GMO Payment Service telah terjadi selama satu tahun. Kedua entitas turut bersinergi mendanai sub-segmen portofolio pinjaman UKM yang dalam hal ini adalah para borrower Investree. Sejak 2019, komitmen Investree dan GMO Payment Service adalah untuk membantu mengurangi kesenjangan kredit UKM dengan memanfaatkan teknologi dan data untuk mempertahankan pertumbuhan UKM.

Dukungan pendanaan dari GMO Payment Service akan digunakan untuk membiayai lebih banyak UKM Indonesia. Ini terutama melalui beragam portofolio pinjaman Investree antara lain invoice financing, buyer financing, working capital term loan, dan online seller financing, semuanya dalam skema konvensional dan syariah.

Co-Founder dan CEO Investree Adrian Gunadi menyampaikan, pihaknya sangat senang dan berterima kasih kepada GMO Payment Service karena telah mempercayai perseroan yang kini perlahan bergeser menjadi solusi digital bagi UKM. Maka kedua entitas bisa bersama-sama mengusahakan akses permodalan menjadi mudah dan cepat dijangkau oleh para pelaku UKM yang menjadi target khalayak Investree.

"Saat ini sudah ada beberapa pemain internasional yang bergabung sebagai lender institusi Investree dan GMO adalah salah satunya. Kami berharap hal ini bisa semakin menguatkan sokongan pendanaan bagi para UKM sehingga mereka dapat semakin berdaya dan terakselerasi di masa pemulihan pandemi Covid-19 ini, sesuai dengan filosofi kampanye payung ulang tahun kelima kami yaitu Grow Fa5ter," jelas Adrian dalam keterangan tertulis, Senin (30/11/2020).

Sementara itu, Head of Asia Strategic Investment and Lending GMO-PG Kohei Nakajima menuturkan, pertama kali bertemu dengan Investree pada 2018 dan memulai kerja sama pada 2019. Pihaknya meyakini kerja sama yang telah dijalin telah memberi banyak manfaat kepada UKM.

"Melalui kolaborasi penuh manfaat selama satu tahun belakangan ini, kami berkeyakinan kuat Investree merupakan mitra yang tepat untuk mendukung pemberdayaan UKM di Indonesia. Kami berharap kontribusi pendanaan dari kami dapat semakin menguatkan UKM tanah air di tengah-tengah situasi sulit akibat pandemi Covid-19," terang dia.

Nakajima menambahkan, sebagai penyedia layanan pinjaman, GMO menyediakan pembiayaan utang kepada fintech platform di Indonesia, India, dan AS untuk mendukung pembukuan aset yang terus berkembang. Kali ini, GMO-PG juga telah memutuskan untuk mendukung pertumbuhan UKM Indonesia melalui Investree.

Pada 1995, GMO Payment Service mengawali bisnis sebagai penyedia layanan pemrosesan pembayaran kartu kredit untuk bisnis pemesanan melalui pos. Kemudian, perusahaan asal Jepang itu memperluas cakupan solusi pembayaran daringnya ke dalam bisnis e-commerce dan telah berkembang pesat. GMO-PG memperluas bisnisnya ke luar negeri dengan solusi pembayaran satu atap yang komprehensif dan layanan pinjaman perusahaan. (pri)

Editor : Thomas Harefa (thomas@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN