Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. Maryono dan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto usai menandatangani MoU mengenai penyediaan jasa dan layanan perbankan bagi anggota TNI di Markas Besar TNI di Jakarta, Senin (22/7/2019). Foto: Investor Daily/GAGARIN

Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. Maryono dan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto usai menandatangani MoU mengenai penyediaan jasa dan layanan perbankan bagi anggota TNI di Markas Besar TNI di Jakarta, Senin (22/7/2019). Foto: Investor Daily/GAGARIN

Pacu Pembiayaan Rumah, BTN Bidik Potensi 80 Ribu Anggota TNI

Mashud Toarik, Senin, 22 Juli 2019 | 17:20 WIB

Jakarta, Investor.id – Dalam rangka memacu jumlah penyaluran kredit kepemilikan rumah (KPR), PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk berupaya menggandeng sejumlah institusi. Kali ini institusi Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Direktur Utama BTN, Maryono mengatakan, sebanyak 300.000 anggota TNI merupakan pasar potensial bagi BTN dalam rangka menyerap KPR BTN, baik kategori subsidi maupun non subsidi.

Kerjasama dua pihak pun diresmikan lewat penandatanganan Memorandum of Undertanding, antara Direktur Utama BTN, Maryono dan Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto di Markas Besar TNI di Jakarta, Senin (22/7/2019).

"Penandatanganan MoU menjadi dasar kerjasama kami dengan TNI untuk memberikan layanan perbankan terbaik bagi anggota TNI khususnya layanan produk KPR baik subsidi maupun non subsidi serta kredit ringan dan juga produk tabungan seperti deposito dan giro," kata Maryono.

Untuk tahap awal, Maryono bilang pihaknya siap menyalurkan pembiayaan rumah untuk 80.000 unit rumah bagi anggota TNI.

Tidak hanya KPR, Bank yang unggul di segmen kredit properti ini juga mengincar peningkatan Dana Pihak Ketiga (DPK) ritel dari para anggota hingga sekitar Rp 20 miliar.

"Banyak produk tabungan dan program hadiah menarik yang kami miliki untuk memikat nasabah seperti Poin Serba Untung (Serbu), Batara Prima dan deposito dengan suku bunga simpanan yang menarik," ujarnya.

Pengumpulan DPK juga menjadi fokus BTN dalam kerjasama dengan TNI, Maryono menghitung setidaknya terdapat potensi DPK non ritel sekitar Rp 1 triliun. Perluasan kerjasama yang dijalankan Bank BTN terbukti memberikan hasil, baik untuk jangka panjang maupun pendek.

Untuk jangka panjang, kata Maryono, Bank BTN dapat memberikan akses yang lebih baik kepada mitranya untuk mengakses KPR dan mendukung pemerintah dalam Program Sejuta Rumah atau program perumahan yang akan digagas pemerintahan baru nanti.

Sementara untuk jangka pendek, lanjut Maryono, Bank BTN memantapkan posisinya sebagai penguasa pasar KPR. Per Maret 2019 BanK BTN mendominasi pangsa pasar KPR sebesar lebih dari 39 %. Selain itu dalam enam bulan pertama tahun ini kredit bank BTN sudah melaju sekitar 18% -19 % secara year on year.

"BTN sudah berhasil memenuhi target penyaluran KPR pada bulan Juni dan separuh jalan menuju target Program Sejuta Rumah untuk tahun 2019 atau 59% dari targetnya," kata Maryono.

Sebagai catatan, sebelum menggandeng TNI, dalam enam bulan terakhir BTN telah merangkul Asosiasi Pencukur Rambut Garut pada awal tahun 2019, kemudian menjalin kerjasama dengan Kopri, serta menandatangani kerjasama layanan perbankan dengan Gabungan Koperasi Tempe Tahu Indonesia dan bersinergi dengan PT PP Properti untuk penyaluran pembiayaan perumahan.

 

 

 

Sumber : Majalah Investor

BAGIKAN